Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Hendropriyono Ajak Gus Nafik dan Sultan Banjar Menelusuri Kejayaan Nusantara, Bahas Sansekerta hingga Masa Depan Indonesia

    06/07/2026

    Dari Sebuah Mimpi Sederhana, Video Kelulusan SARVARA 2026 Bawa Nama SMAN 2 Kotabaru Bersinar di Panggung Nasional

    06/07/2026

    Laporan Indexmundi Sebut Indonesia Nomor 1 di ASEAN Soal Korupsi Kepolisian, Benarkah?

    06/07/2026

    Wali Kota Banjarbaru Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026

    06/07/2026

    Pemkot Banjarbaru Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

    06/07/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Mulai Besok B50 Resmi Berlaku, Ini Catatan Penting LPKSM untuk Pengguna Kendaraan Diesel

      30/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Hendropriyono Ajak Gus Nafik dan Sultan Banjar Menelusuri Kejayaan Nusantara, Bahas Sansekerta hingga Masa Depan Indonesia

    Hendropriyono Ajak Gus Nafik dan Sultan Banjar Menelusuri Kejayaan Nusantara, Bahas Sansekerta hingga Masa Depan Indonesia

    Tim PublikaTim Publika06/07/2026
    Hendropriyono Ajak Gus Nafik dan Sultan Banjar Menyelami Kejayaan Peradaban Nusantara /Keraton Majapahit Jakarta/ Publika Indonesia.com

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Sebuah agenda silaturahmi yang semula berlangsung sederhana berubah menjadi forum diskusi kebangsaan yang sarat makna. Pertemuan antara ulama muda asal Kediri, Kyai Anom Agus Tuhfatun Nafi’ atau Gus Nafik Kencong dengan Pemangku Adat Kesultanan Banjar, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari, bersama Andri Fajar dari KKB Muaro Jambi dan rombongan di Kraton Majapahit, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026), menghadirkan momen yang tak terduga.

    Suasana pertemuan semakin istimewa ketika pendiri Kraton Majapahit Jakarta, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. A.M. Hendropriyono, hadir secara langsung dan bergabung bersama para tamu.

    Melihat hadirnya tokoh agama, pemangku adat, serta sejumlah pegiat budaya dari berbagai daerah, Hendropriyono kemudian mengarahkan pertemuan menjadi ruang dialog yang membahas sejarah, kebudayaan, hingga masa depan identitas bangsa Indonesia.

    Diplomasi Budaya Lewat Film Sejarah

    Sebagai pembuka diskusi, Hendropriyono mengajak seluruh peserta menyaksikan film dokumenter yang mengisahkan kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara pada masa lampau.

    Film tersebut menampilkan kekuatan maritim Nusantara, kemegahan arsitektur kerajaan, hingga sistem pemerintahan yang berkembang jauh sebelum Indonesia berdiri sebagai negara modern.

    Suasana ruang pemutaran berlangsung penuh perhatian. Tayangan tersebut seolah menghidupkan kembali memori kolektif mengenai besarnya peradaban Nusantara yang pernah disegani dunia.

    Bahasa Sansekerta dan Identitas Bangsa

    Usai pemutaran film, diskusi berkembang semakin mendalam. Hendropriyono mengajak seluruh peserta merefleksikan kembali makna persatuan bangsa melalui ikrar “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia.”

    Ia menyoroti dinamika perkembangan bahasa Indonesia yang saat ini menggunakan aksara Latin, sekaligus mengingatkan pentingnya memahami akar sejarah bahasa yang berkembang di Nusantara.

    “Kita sepakat satu nusa dan satu bahasa. Namun menariknya, bahasa yang kita gunakan sehari-hari saat ini ditulis menggunakan aksara Latin,” ujar Hendropriyono.

    Menurutnya, film yang baru disaksikan memperlihatkan begitu besarnya peran bahasa Sansekerta dalam membentuk peradaban Nusantara. Bahasa tersebut tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga menjadi sumber berbagai kosakata, istilah, dan nilai filosofis yang masih digunakan hingga sekarang.

    Ia juga mengungkapkan bahwa bahasa Sansekerta saat ini tengah menjadi objek penelitian berbagai akademisi dunia sebagai salah satu bahasa penting yang merekam perjalanan peradaban manusia, termasuk di kawasan Nusantara.

    Sinergi Agama, Adat, dan Kebudayaan

    Gus Nafik Kencong mengikuti setiap pemaparan dengan penuh perhatian. Baginya, pemahaman terhadap sejarah dan kebudayaan merupakan bagian penting dalam memperkuat karakter bangsa.

    Hal senada disampaikan Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari. Ia menilai penelitian terhadap sejarah Nusantara, termasuk pengembangan kajian bahasa Sansekerta, memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia internasional.

    Menurutnya, pelestarian warisan budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab kalangan akademisi, tetapi juga tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

    Kraton Majapahit Jadi Ruang Dialog Kebangsaan

    Pertemuan tersebut menjadi gambaran bahwa Kraton Majapahit Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai simbol kejayaan masa lalu, tetapi juga berkembang menjadi ruang dialog yang mempertemukan berbagai tokoh bangsa untuk membahas kebudayaan, sejarah, dan identitas nasional.

    Melalui forum seperti ini, nilai-nilai kebangsaan terus dirawat melalui kolaborasi antara ulama, pemangku adat, akademisi, dan tokoh nasional, dengan harapan mampu memperkuat jati diri bangsa di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

    #KratonMajapahit #Hendropriyono #GusNafikKencong #KesultananBanjar #SultanBanjar #BudayaNusantara #SejarahIndonesia #Sansekerta #Jakarta #BeritaNasional #BudayaIndonesia #NKRI #Majapahit #Indonesia #PublikaIndonesia

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Dari Sebuah Mimpi Sederhana, Video Kelulusan SARVARA 2026 Bawa Nama SMAN 2 Kotabaru Bersinar di Panggung Nasional

    06/07/2026

    Laporan Indexmundi Sebut Indonesia Nomor 1 di ASEAN Soal Korupsi Kepolisian, Benarkah?

    06/07/2026

    Listrik Bergilir di Kaltim, LPKSM Borneo Kalimantan Minta Pemulihan Dipercepat dan Hak Konsumen Dijamin

    03/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hendropriyono Ajak Gus Nafik dan Sultan Banjar Menelusuri Kejayaan Nusantara, Bahas Sansekerta hingga Masa Depan Indonesia

    06/07/2026

    Dari Sebuah Mimpi Sederhana, Video Kelulusan SARVARA 2026 Bawa Nama SMAN 2 Kotabaru Bersinar di Panggung Nasional

    06/07/2026

    Laporan Indexmundi Sebut Indonesia Nomor 1 di ASEAN Soal Korupsi Kepolisian, Benarkah?

    06/07/2026

    Wali Kota Banjarbaru Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026

    06/07/2026
    Berita Pilihan
    Nusantara

    Hendropriyono Ajak Gus Nafik dan Sultan Banjar Menelusuri Kejayaan Nusantara, Bahas Sansekerta hingga Masa Depan Indonesia

    06/07/2026 Nusantara

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Sebuah agenda silaturahmi yang semula berlangsung sederhana berubah menjadi forum diskusi kebangsaan…

    Dari Sebuah Mimpi Sederhana, Video Kelulusan SARVARA 2026 Bawa Nama SMAN 2 Kotabaru Bersinar di Panggung Nasional

    06/07/2026

    Laporan Indexmundi Sebut Indonesia Nomor 1 di ASEAN Soal Korupsi Kepolisian, Benarkah?

    06/07/2026

    Wali Kota Banjarbaru Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026

    06/07/2026

    Recent Posts

    • Hendropriyono Ajak Gus Nafik dan Sultan Banjar Menelusuri Kejayaan Nusantara, Bahas Sansekerta hingga Masa Depan Indonesia
    • Dari Sebuah Mimpi Sederhana, Video Kelulusan SARVARA 2026 Bawa Nama SMAN 2 Kotabaru Bersinar di Panggung Nasional
    • Laporan Indexmundi Sebut Indonesia Nomor 1 di ASEAN Soal Korupsi Kepolisian, Benarkah?
    • Wali Kota Banjarbaru Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026
    • Pemkot Banjarbaru Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Juli 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031 
    « Jun    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.