PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mematangkan rencana penataan kawasan strategis di Jalan Ahmad Yani Kilometer 1, tepatnya di sekitar turunan Jembatan Dewi. Kawasan yang selama ini menjadi salah satu jalur padat menuju pusat kota itu akan menjalani penataan besar-besaran yang mencakup pelebaran jalan hingga pembangunan infrastruktur distribusi air bersih.
Rencana tersebut kini mulai memasuki tahap koordinasi lintas instansi. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dan PAM Bandarmasih telah melakukan pembahasan awal untuk menyinkronkan sejumlah pekerjaan yang akan dilaksanakan di lokasi yang sama.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan terdapat dua proyek utama yang akan berjalan secara bersamaan di kawasan tersebut, yakni pelebaran ruas jalan serta pemasangan pipa distribusi air bersih berdiameter 800 milimeter.
“Memang ada rencana yang sudah dibahas bersama beberapa instansi. Selain pelebaran jalan, juga akan dilakukan pemasangan pipa berdiameter 800 milimeter,” ujar Ichrom Muftezar, Jumat (19/6/2026).
Menurut Tezar, sapaan akrabnya, proyek ini diproyeksikan membawa dampak signifikan terhadap tata kawasan di sekitar turunan Jembatan Dewi. Namun, di sisi lain, sejumlah bangunan dan toko yang berada di sisi kanan jalan dari arah luar kota menuju pusat Kota Banjarmasin berpotensi terdampak oleh pekerjaan tersebut.
Karena itu, Pemko Banjarmasin mulai menyiapkan skema relokasi sementara bagi para pelaku usaha yang nantinya harus berpindah selama proses pembangunan berlangsung.
“Sejumlah bangunan atau toko yang berada di sisi kanan jalan dari arah luar kota menuju pusat kota berpotensi terdampak. Kemungkinan besar mereka perlu direlokasi,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah memastikan penataan ini tidak hanya berfokus pada pelebaran jalan semata. Proyek tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya dalam hal distribusi air bersih.
Pemasangan pipa utama berdiameter 800 milimeter milik PAM Bandarmasih diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi air bersih dan mendukung kebutuhan masyarakat yang terus meningkat seiring perkembangan Kota Banjarmasin.
Di sisi lain, pelebaran jalan juga diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan di salah satu akses utama keluar-masuk kota yang selama ini dikenal cukup padat, terutama pada jam-jam sibuk.
Dengan mulai dimatangkannya rencana tersebut, kawasan Ahmad Yani Km 1 diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan dalam beberapa waktu ke depan. Pemerintah berharap proyek ini dapat menjadi solusi ganda, yakni meningkatkan kelancaran lalu lintas sekaligus memperkuat layanan air bersih bagi warga Kota Banjarmasin.
Penataan kawasan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemko Banjarmasin dalam menyiapkan infrastruktur perkotaan yang lebih modern, nyaman, dan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
#Banjarmasin #PemkoBanjarmasin #JalanAhmadYani #JembatanDewi #PelebaranJalan #PAMBandarmasih #AirBersih #InfrastrukturBanjarmasin #KalimantanSelatan #BeritaBanjarmasin #SekdaBanjarmasin #IchromMuftezar #PembangunanKota #PenataanKawasan #LaluLintasBanjarmasin #ProyekStrategis #RelokasiToko #PembangunanInfrastruktur #KotaBanjarmasin #InfoBanjarmasin #BanjarmasinMaju #Kalsel #BeritaKalsel #PipaAirBersih #PelayananPublik #PembangunanDaerah #UrbanDevelopment #InfrastrukturIndonesia #AirMinum #PAMBandarmasih2026

