PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Kabupaten Banjar kembali mempersiapkan diri menghadapi ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Setelah sukses meraih gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut, kini daerah berjuluk Serambi Mekkah itu membidik prestasi yang lebih tinggi dengan mempertahankan gelar untuk keempat kalinya.
Komitmen tersebut mengemuka saat jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar melakukan audiensi dengan Bupati Banjar H Saidi Mansyur di Mahligai Sultan Adam Lantai 1, Martapura, Selasa (2/6/2026) pagi.
Dalam pertemuan tersebut, LPTQ melaporkan kesiapan menghadapi dua agenda besar sekaligus, yakni MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang akan berlangsung di Kabupaten Barito Kuala pada 18–26 Juni 2026 serta MTQ Tingkat Kabupaten Banjar yang dijadwalkan digelar di Kecamatan Martapura Timur pada 1–4 Agustus 2026.
Banjar Turunkan 105 Kafilah ke MTQ Provinsi
Sekretaris II LPTQ Kabupaten Banjar, Akhmad Nisfuani, mengungkapkan pihaknya telah mempersiapkan secara matang kafilah yang akan berlaga pada MTQ tingkat provinsi.
Sebanyak 105 orang akan diberangkatkan sebagai bagian dari kafilah Kabupaten Banjar, terdiri dari peserta, pelatih, dan pendamping. Dari jumlah tersebut, 61 peserta akan mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan.
Menurut Nisfuani, dukungan dari pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga tren prestasi yang selama ini berhasil diraih Kabupaten Banjar.
“Alhamdulillah selama tiga tahun berturut-turut Kabupaten Banjar berhasil menjadi juara umum MTQ tingkat provinsi. Kami memohon dukungan Bupati beserta seluruh SKPD agar prestasi tersebut dapat kembali dipertahankan tahun ini,” ujarnya.
MTQ Kabupaten Jadi Ajang Cetak Generasi Baru
Tak hanya fokus pada target jangka pendek di MTQ Provinsi, LPTQ Kabupaten Banjar juga menyiapkan strategi pembinaan berkelanjutan melalui pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Banjar 2026.
Ajang tersebut akan menjadi wadah pencarian sekaligus pembinaan bibit-bibit qari dan qariah terbaik yang nantinya dipersiapkan menghadapi MTQ Provinsi Kalimantan Selatan 2027 di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Nisfuani menjelaskan, peserta terbaik hasil MTQ tingkat kabupaten akan mendapatkan pembinaan intensif selama satu tahun penuh agar memiliki kesiapan maksimal saat berlaga di tingkat provinsi.
“Tujuannya agar masa pembinaan lebih panjang. Setelah MTQ Provinsi selesai, langsung dilanjutkan dengan MTQ Kabupaten. Dari hasil seleksi itulah kita lakukan pembinaan selama setahun untuk menghadapi MTQ 2027,” jelasnya.
Martapura Timur Siap Jadi Tuan Rumah
Sebagai tuan rumah MTQ Kabupaten Banjar 2026, Kecamatan Martapura Timur mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung pelaksanaan kegiatan.
Mulai dari arena musabaqah, pemondokan dan akomodasi kafilah, hingga panggung utama kegiatan dipastikan menjadi fokus persiapan panitia daerah.
Sementara itu, LPTQ Kabupaten Banjar akan menangani berbagai aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari rekrutmen peserta, pembentukan dan pelantikan dewan hakim, pelaksanaan rapat kerja daerah (Rakerda), hingga penugasan panitia selama berlangsungnya MTQ.
Tak hanya itu, menjelang pelaksanaan kegiatan, LPTQ juga akan membentuk tim khusus yang bertugas mendampingi serta membantu kesiapan tuan rumah agar pelaksanaan MTQ berjalan sukses dan lancar.
Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Prestasi
Dengan dua agenda besar yang berlangsung dalam rentang waktu berdekatan, LPTQ Kabupaten Banjar optimistis sistem pembinaan berkelanjutan yang diterapkan selama ini akan mampu menjaga dominasi daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.
Lebih dari sekadar mempertahankan gelar juara, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kaderisasi qari dan qariah Kabupaten Banjar agar terus mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi pada masa mendatang.

