PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Lapangan Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Senin (4/5/2026) pagi.
Kehadiran Habib Idrus menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap penguatan sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya di sektor pendidikan, pelayanan publik, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Upacara tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M Syarifuddin yang mewakili Gubernur Kalsel Muhidin.
Dalam sambutannya, Syarifuddin menegaskan bahwa tema “Melalui Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” menjadi simbol pentingnya kemandirian daerah yang tetap berjalan selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
“Sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci. Tanpa keselarasan, program tidak akan efektif dan tidak tepat sasaran,” ujarnya.
Momentum Hardiknas juga menjadi perhatian serius bagi Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi.
Pemerintah daerah, kata dia, harus terus mendorong terciptanya kualitas pendidikan yang merata, nyaman, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Hal itu sejalan dengan komitmen Pemprov Kalsel yang terus memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, hingga memperkuat peran guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.
Tak hanya pendidikan, isu ketahanan pangan, energi, penguatan UMKM hingga penciptaan lapangan kerja juga menjadi fokus utama pembangunan daerah.
Menurut Syarifuddin, seluruh program tersebut harus ditopang birokrasi yang cepat, adaptif, dan benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Kalsel juga mengumumkan keberhasilannya meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia atas capaian kinerja tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Ini membuktikan bahwa arah pembangunan kita sudah berada pada jalur yang benar. Alhamdulillah, Kalsel meraih penghargaan tertinggi di luar Pulau Jawa,” ungkap Syarifuddin.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Pemprov Kalsel turut menyerahkan Bantuan Keuangan Pendidikan Kesetaraan (Bapintar) senilai Rp500 juta kepada pemerintah kabupaten dan kota.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada kepala sekolah, guru, dan siswa berprestasi tingkat nasional.
Di antaranya Wiwid Wulandari sebagai Juara 1 Seleksi Duta Teknologi Tingkat Nasional 2024, Fremmunizar Syahel Akbar dari SMA Banua Kalsel sebagai Juara 1 Olimpiade Sains Nasional tingkat nasional, serta Salmah yang meraih penghargaan Kepala Sekolah Terfavorit Apresiasi GTK Tingkat Nasional 2025.
Suasana upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kolaborasi, menandai komitmen pemerintah daerah dalam membangun Banua yang lebih maju melalui pendidikan dan tata kelola pemerintahan yang berkualitas.
#HabibIdrus #Banjar #Hardiknas2026 #HariOtonomiDaerah #Kalsel #PemprovKalsel #Muhidin #Banjarbaru #Pendidikan #SDM #BeritaKalsel #Martapura #Otda2026 #IndonesiaMaju #AstaCita

