PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar resmi menggeber tahapan Pemilihan Pambakal (Pilkades) Serentak 2026. Kick off dimulai lewat launching yang digelar di Hotel Roditha Banjarbaru, Kamis (30/04/2026).
Langkah ini menjadi sinyal dimulainya pesta demokrasi tingkat desa yang bakal berlangsung di 20 desa, tersebar di 11 kecamatan, dengan hari pencoblosan dijadwalkan pada 22 Juli 2026.
Wakil Bupati Banjar, Idrus Al Habsyi, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades kali ini mengacu pada aturan yang berlaku, termasuk Permendagri Nomor 112 Tahun 2014, serta melibatkan unsur Forkopimda demi memastikan proses berjalan aman dan lancar.
“Pilkades ini bagian penting dari demokrasi desa. Kita ingin melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas,” tegasnya.
Senada, Sekretaris Daerah Banjar, Yudi Andrea, menyebut launching ini sekaligus jadi ajang sosialisasi agar masyarakat memahami seluruh tahapan pemilihan.
Ia juga mengingatkan pentingnya netralitas, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Koordinasi dengan seluruh stakeholder akan terus diperkuat, terutama soal keamanan dan kelancaran. ASN wajib netral,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Banjar, M Hafidz Anshari, mengungkapkan adanya sejumlah aturan baru pasca terbitnya PP Nomor 16 Tahun 2026.
Salah satu poin penting, kata dia, adalah kini Pilkades sudah mengakomodir calon tunggal. Selain itu, perangkat desa maupun anggota BPD yang ingin maju wajib mengundurkan diri dari jabatannya.
“Ini bagian dari penyesuaian regulasi agar proses pemilihan lebih jelas dan tertib,” jelasnya.
Untuk menjamin validitas data pemilih, panitia desa akan melakukan pendataan langsung selama tiga hari. Data tersebut kemudian akan dimutakhirkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) dengan melibatkan RT guna meminimalkan kesalahan.
Adapun tahapan krusial lainnya, yakni pendaftaran bakal calon pambakal, dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 24 Mei 2026.
Dengan persiapan yang matang dan pengawasan berlapis, Pemkab Banjar berharap Pilkades serentak ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu melahirkan pemimpin desa yang benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat.
#Pilkades2026 #Banjar #Banjarbaru #KalselUpdate #DemokrasiDesa #BeritaBanjar #InfoKalsel #PemilihanKepalaDesa #ASNNetral #PemerintahanDesa

