PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan makin serius menggarap potensi ekonomi kreatif di era digital. Lewat program bertajuk Banua Influencer, Dinas Pariwisata (Dispar) Kalsel menggandeng para konten kreator untuk jadi “corong” promosi pariwisata dan pembangunan daerah.
Kegiatan yang digelar di Banjarmasin ini diikuti sekitar 50 peserta, mulai dari konten kreator hingga pelaku ekonomi kreatif dari berbagai wilayah di Banua.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan kreator digital di tengah gaya hidup masyarakat yang kini tak lepas dari gawai.
“Mulai bangun tidur sampai kembali istirahat, masyarakat selalu terhubung dengan konten digital. Karena itu, kami ingin bersinergi dengan influencer untuk menyebarluaskan program pemerintah dan potensi daerah,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurut Iwan, kegiatan ini tak sekadar ajang kumpul kreator, tetapi juga ruang belajar untuk memperdalam potensi ekonomi kreatif yang kian menjanjikan.
Dispar Kalsel pun menghadirkan dua narasumber sukses di dunia digital, yakni Rizky dan Raka, yang dikenal dengan brand *2R*, untuk berbagi pengalaman sekaligus memotivasi kreator lokal agar bisa naik kelas hingga pasar nasional bahkan internasional.
Dalam sesi pemaparannya, Raka menekankan pentingnya kembali ke “akar” dalam membuat konten.
“Kuncinya adalah kejujuran. Ambil ide dari diri sendiri, dari hal yang paling fundamental. Itu yang bikin konten punya identitas,” katanya.
Sementara Rizky mengingatkan, di tengah gempuran teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), justru konten yang jujur dan punya sentuhan emosional yang akan bertahan.
“Konten yang bagus secara visual belum tentu menyentuh. AI hanya alat, tapi kejujuran itu yang bikin orang percaya dan tertarik,” tegasnya.
Dispar Kalsel berharap, para kreator tidak hanya menjadi penikmat konten, tetapi juga ikut berperan sebagai “pewarta digital” yang aktif mempromosikan potensi wisata Banua.
Dengan kolaborasi ini, informasi terkait pariwisata dan pembangunan diharapkan bisa lebih cepat sampai ke masyarakat luas, bahkan menjangkau audiens global.
Program Banua Influencer menjadi langkah strategis Pemprov Kalsel dalam memanfaatkan kekuatan media sosial. Di tengah persaingan konten yang semakin ketat, pendekatan berbasis kreator dinilai lebih efektif dan relevan dengan generasi digital saat ini.
Harapannya, dari tangan para kreator lokal, lahir karya-karya yang tak hanya estetik, tetapi juga berdampak nyata bagi perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Kalimantan Selatan.
#BanuaInfluencer #Kalsel #Banjarmasin #EkonomiKreatif #ContentCreator #PariwisataKalsel #DigitalMarketing #InfluencerIndonesia #ExploreKalsel #CreativeIndustry

