PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Ramadan 1447 Hijriah tak hanya identik dengan ibadah dan berburu takjil. Di Kota Banjarmasin, banyak warga memilih cara berbeda untuk mengisi waktu jelang berbuka puasa: membaca buku di perpustakaan.


Suasana ramai terlihat di Perpustakaan Palnam yang berlokasi di Jalan A. Yani Kilometer 6. Sejak pagi hingga sore, pelajar dan mahasiswa memadati ruang baca untuk belajar, mengerjakan tugas, hingga sekadar menikmati buku favorit.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, mengatakan bahwa tingkat kunjungan selama Ramadan tetap tinggi, baik di Perpustakaan Palnam maupun Perpustakaan Tendean.
“Terlebih kawula muda dan mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Menurut Sri Mawarni, suasana perpustakaan yang sejuk, nyaman, dan kondusif menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pengunjung memanfaatkan waktu ngabuburit dengan kegiatan yang produktif.
Fenomena ini menunjukkan bahwa perpustakaan kini tak lagi dianggap tempat yang kaku dan membosankan, melainkan ruang publik yang ramah untuk belajar sekaligus bersantai.
Salah seorang pemustaka asal Banjarmasin, Syifa Oktaviani Hermawan, mengaku rutin datang ke perpustakaan sambil menunggu jadwal kuliah dan waktu berbuka.
“Karena suka membaca buku, sambil menunggu jadwal kuliah dan waktu berbuka puasa saya mampir ke sini,” katanya.
Syifa menilai koleksi buku di Perpustakaan Palnam cukup lengkap, dengan fasilitas ruangan yang luas, bersih, dan nyaman. Ia mengaku gemar membaca buku fiksi, salah satunya novel *Perempuan di Titik Nol* karya Nawal El Saadawi yang mengangkat isu hak-hak perempuan di Mesir.
Baginya, perpustakaan menjadi tempat ideal untuk memperluas wawasan tanpa harus terganggu hiruk-pikuk luar ruangan.
Selama Ramadan, jam layanan perpustakaan mengalami penyesuaian:
* Senin–Kamis: 09.00–15.00 Wita
* Jumat: 09.00–11.00 Wita dan 14.00–15.00 Wita
* Sabtu: 09.00–15.00 Wita
Dengan penyesuaian tersebut, pengunjung tetap bisa memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara optimal tanpa mengganggu waktu ibadah.
Ramadan tahun ini membuktikan bahwa menunggu waktu berbuka tak harus selalu diisi dengan nongkrong atau scrolling media sosial. Di Banjarmasin, membaca buku justru menjadi tren positif yang semakin diminati.
#PerpustakaanPalnam #Ramadan2026 #NgabuburitProduktif #Banjarmasin #DispersipKalsel #LiterasiKalsel #AnakMudaMembaca #Ramadan1447H #InfoBanjarmasin #BudayaLiterasi

