PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru tancap gas di awal Maret 2026. Lewat Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Perangkat Daerah yang digelar di Aula Gawi Sabarataan, Senin (2/3/2026), jajaran Pemko menyatukan langkah untuk memperkuat kinerja aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Rakor strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni. Fokus utamanya adalah evaluasi capaian kinerja sepanjang Februari 2026 sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda kerja Maret.
Dalam rapat tersebut, sejumlah isu krusial dibedah satu per satu. Mulai dari optimalisasi pengelolaan sampah, penertiban warung liar, hingga percepatan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Tak hanya itu, penguatan administrasi kependudukan bagi warga pendatang juga menjadi perhatian serius. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan akurasi data pembangunan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Memasuki agenda kerja Maret, Sekda menegaskan bahwa kunci utama pelayanan publik yang prima ada pada kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).
“Disiplin ASN adalah hal fundamental agar setiap tugas dan tanggung jawab dijalankan maksimal demi kepentingan masyarakat,” tegas Sirajoni.
Ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah aktif memantau performa dan produktivitas pegawai, khususnya dalam jam layanan yang telah ditetapkan. Menurutnya, pelayanan publik tak boleh kendor, apalagi di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kecepatan dan kualitas layanan.
Selain pembenahan internal, Pemko Banjarbaru juga tengah bersiap mengikuti agenda Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia yang akan digelar di Medan. Momentum ini menjadi ajang strategis untuk menunjukkan kinerja sekaligus memperluas jejaring antar pemerintah kota se-Indonesia.
Dalam arahannya, Sekda turut menekankan pentingnya pelayanan publik yang mengedepankan sikap ramah, santun, dan solutif. Bukan hanya cepat, tetapi juga memberi rasa nyaman bagi masyarakat.
Aspek integritas dan profesionalisme aparatur pun menjadi perhatian utama. Pembenahan administrasi serta pengawasan keuangan yang cermat terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, sehat, dan akuntabel.
Dengan langkah konsolidasi ini, Pemko Banjarbaru ingin memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
#Banjarbaru #PemkoBanjarbaru #Rakor2026 #ASNDisiplin #PelayananPublik #PBBP2 #AdministrasiKependudukan #BeritaDaerah #KalimantanSelatan #GoodGovernance

