PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Langkah besar penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Letjen TNI (HOR) Lodewyk Pusung, menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran MBG TV media broadcasting nasional yang diinisiasi Forum Jupnas Gizi Indonesia.


Pernyataan tersebut disampaikan dalam audiensi resmi bersama Dewan Pimpinan Nasional Forum Jupnas Gizi Indonesia di Gedung Badan Gizi Nasional, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, yang dipimpin langsung Ketua Umum Rival Achmad Labbaika, S.H.
Momentum ini menjadi sinyal kuat: Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan, tapi gerakan nasional yang dikawal edukasi dan transparansi.
Menurut Lodewyk Pusung, MBG TV memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional, terutama dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap MBG TV. Media broadcasting seperti ini punya peran penting dalam menyampaikan edukasi yang benar, meningkatkan kesadaran publik, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis,” tegasnya.
MBG TV dirancang sebagai platform penyiaran nasional yang fokus pada:
* Edukasi gizi berbasis data dan sains
* Transparansi pelaksanaan program
* Penguatan literasi gizi masyarakat
* Diseminasi informasi resmi dan akurat
Dengan kata lain, MBG TV diproyeksikan menjadi “corong sehat” yang menjembatani pemerintah dan masyarakat.

Tak main-main, MBG TV sudah menggandeng 13 stasiun televisi lokal yang tersebar dari barat hingga timur Indonesia. Kolaborasi ini membuat distribusi informasi menjangkau setidaknya 93 kabupaten/kota di 15 provinsi.
Beberapa mitra strategis tersebut antara lain:
* Bandung TV – Menjangkau Bandung Raya dan sekitarnya di Jawa Barat
* CTV Banten – Memperluas siaran ke wilayah Jabodetabek hingga Kepulauan Seribu
* PKTV Kaltim – Menjangkau Samarinda, Bontang, dan Kutai Timur
* Surabaya TV – Meng-cover Surabaya dan kawasan penyangga Jawa Timur
* Sriwijaya TV – Menjangkau Palembang dan wilayah strategis Sumsel
* Jogja TV – DIY dan eks Karesidenan Surakarta
* Semarang TV – Jawa Tengah bagian utara dan tengah
* Dayak TV – Palangka Raya dan sekitarnya
* TATV Jogja–Solo – Perbatasan DIY–Jateng
* Aceh TV – Banda Aceh hingga Simeulue
* Kawanu TV – Manado dan kawasan Minahasa
* Siger TV – Bandar Lampung dan sekitarnya
* Carang TV Ambon – Kota Ambon dan Pulau Ambon
Langkah ini menjadikan MBG TV sebagai salah satu jaringan broadcasting berbasis edukasi gizi dengan jangkauan regional terluas yang sedang berkembang di Indonesia.
Bagi Badan Gizi Nasional, MBG TV bukan sekadar media, melainkan instrumen strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang kredibel dan tidak simpang siur.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kehadiran media yang fokus pada edukasi gizi dinilai sangat penting untuk menjaga akurasi, meningkatkan literasi, dan memperkuat dukungan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
Forum Jupnas Gizi Indonesia pun menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tayangan yang edukatif, informatif, dan inspiratif demi mendukung keberhasilan program nasional tersebut secara berkelanjutan.
#MBGTV #ProgramMakanBergiziGratis #BadanGiziNasional #ForumJupnasGiziIndonesia #EdukasiGizi #BeritaNasional #IndonesiaSehat #GenerasiEmas #LiterasiGizi #TransparansiPublik
