PUBLIKAINDONESIA.COM, TABALONG – Dari total 606 jemaah haji asal Kabupaten Tabalong yang dijadwalkan berangkat pada musim haji 2026, sekitar 20 hingga 30 persen di antaranya masuk kategori berisiko tinggi. Mayoritas merupakan jemaah lanjut usia dengan riwayat penyakit kronis yang membutuhkan perhatian khusus.


Informasi ini disampaikan pendamping jemaah haji Tabalong, dr. Triyuniarti, di sela kegiatan praktik manasik haji di Masjid Raya Al-Abrar Islamic Center.
Menurutnya, jemaah risiko tinggi umumnya berusia 60 tahun ke atas dan memiliki penyakit penyerta seperti jantung koroner, diabetes melitus, hingga gangguan kesehatan kronis lainnya.
“Kalau misalnya dari tim kesehatan, paling awal itu pendataan dan pendampingan. Jadi kalau ada pasien risiko tinggi, kami sebagai petugas kesehatan mendampingi dari sini, sampai di pesawat, sampai di sana, hingga kembali lagi ke sini,” ujar dr. Triyuniarti.
Beberapa penyakit yang paling sering ditemukan pada jemaah haji Tabalong antara lain penyakit jantung koroner dan diabetes melitus. Kondisi tersebut dinilai rentan kambuh jika tidak dikontrol dengan baik, terlebih ibadah haji dikenal sebagai ibadah fisik yang cukup menguras tenaga.
Karena itu, tim kesehatan telah menyiapkan skema pendampingan menyeluruh. Pengawasan dilakukan sejak tahap persiapan, keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Indonesia.
Pendampingan ini mencakup pendataan riwayat penyakit, pemantauan konsumsi obat, serta kesiapan fisik sebelum berangkat.
Dr. Triyuniarti mengimbau para jemaah, khususnya yang memiliki penyakit kronis, untuk disiplin mengontrol kesehatan dan rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Ia menegaskan, ibadah haji bukan hanya soal kesiapan mental dan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik yang prima. Jemaah diingatkan agar tidak memaksakan diri dan menghindari kelelahan berlebihan selama menjalankan rangkaian ibadah.
Dengan persiapan matang dan pengawalan ketat dari tim kesehatan, diharapkan seluruh jemaah haji Tabalong dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
#Haji2026 #JemaahHajiTabalong #InfoHaji #Tabalong #ManasikHaji #KesehatanHaji #BeritaKalsel #CalonHaji


