Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Rofiqi Tutup Masa Jabatan, Irwan Bora Siap Tancap Gas, KONI Banjar Ganti Komando

    28/04/2026

    Reshuffle Besar di Kotabaru! Bupati Rusli Lantik 19 Pejabat, Ini Pesan Tegasnya

    28/04/2026

    Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

    28/04/2026

    Sudah ke-25 Kali Digelar, Pasar Murah Balangan Terbukti Ampuh Tekan Inflasi

    28/04/2026

    BGN Usul Sertifikasi Dapur MBG, DPR : Sudah Ada BPOM, Kenapa Harus Tambah Lagi?

    28/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

      11/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026

      Dari Bali Sampai Jakarta, Tiket ke Banjarmasin Ludes, Warga Kalsel Terjebak di Luar Daerah

      08/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Kapur Barus Disebut Al-Qur’an, Ternyata Asalnya dari Indonesia

    Kapur Barus Disebut Al-Qur’an, Ternyata Asalnya dari Indonesia

    Tim PublikaTim Publika07/01/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM – Jauh sebelum Indonesia dikenal sebagai negeri rempah, aroma kapur barus sudah lebih dulu mengantarkan Nusantara ke peta perdagangan dunia. Bagi masyarakat Arab, kapur barus bukan hanya komoditas dagang, melainkan bahan wewangian bernilai tinggi yang bahkan disebut langsung dalam Al-Qur’an.

    Dalam tradisi Arab, kapur barus dikenal dengan sebutan kafur (kaafuur). Namanya termaktub dalam Surat Al-Insan ayat 5, yang menggambarkan minuman bagi orang-orang saleh di surga, bercampur air kafur air putih, harum, dan lezat rasanya.

    Para ulama menafsirkan kaafuur sebagai kapur barus atau kamper, zat putih beraroma khas yang berasal dari dalam batang pohon. Menurut Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, kapur barus yang dimaksud bukanlah kamper sintetis modern, melainkan tanaman alami bernama latin Dryobalanops aromatica, yang tumbuh subur di hutan-hutan Pulau Sumatera.

    Kamper Asli, Bukan Pewangi Biasa

    Kapur barus yang dikenal dalam Al-Qur’an berbeda jauh dengan kamper bulat kecil hasil sintetis kimia dari naphtalene. Kamper alami asal Sumatera justru terkenal karena wanginya kuat, menyehatkan, dan bahkan bisa dikonsumsi.

    Masalahnya, tanaman ini tidak tumbuh di Jazirah Arab. Hal itulah yang membuat para pedagang Arab berlayar jauh ke timur, mencari sumber kamper terbaik. Perjalanan panjang itu akhirnya membawa mereka ke wilayah yang kala itu masih dianggap antah berantah kini kita mengenalnya sebagai Indonesia.

    Barus, Primadona Dagang Dunia

    Sejarawan dan arkeolog mencatat, pusat tanaman kamper berada di Fansur, wilayah yang sekarang dikenal sebagai Barus, Sumatera Utara. Dalam buku Ancient Fansur, Aceh’s Atlantis (2013), arkeolog Edward Mc. Kinnon menyebut Barus sebagai sentra utama kapur barus dunia pada masa lampau.

    Catatan serupa muncul dari pedagang Arab Ibn Al-Faqih pada tahun 902 M, yang menyebut Fansur sebagai penghasil kapur barus, pala, cengkih, dan kayu cendana. Ahli geografi Ibn Sa’id al-Magribi pada abad ke-13 juga menegaskan bahwa kamper terbaik berasal dari Pulau Sumatera. Bahkan, jauh sebelumnya, Ptolemy, ilmuwan Romawi abad ke-1 M, telah mencantumkan nama Barus dalam peta dunia.

    Seiring meningkatnya permintaan kamper, pedagang Arab berbondong-bondong datang ke Barus melalui jalur laut dari Teluk Persia, singgah di Sri Lanka, lalu mendarat di Pantai Barat Sumatera. Kapal-kapal besar mereka mengangkut kapur barus dalam jumlah besar untuk dijual mahal di pasar internasional.

    Kualitas kamper Barus yang unggul membuatnya mengalahkan kamper dari Malaya dan Kalimantan, menjadikan Barus sebagai pelabuhan strategis dan pusat perdagangan internasional di Sumatera.

    Dari Perdagangan ke Penyebaran Islam

    Namun, kedatangan pedagang Arab ke Barus tak hanya soal bisnis. Di balik aktivitas niaga, mereka juga membawa agama Islam. Barus menjadi salah satu wilayah awal masuknya Islam di Indonesia, selain Lamri (Thobri) dan Haru.

    Jejak Islam di Barus diyakini sudah ada sejak abad ke-7 Masehi, dibuktikan dengan kompleks makam kuno Mahligai yang menyimpan nisan-nisan bertarikh abad tersebut. Fakta ini melahirkan salah satu teori awal masuknya Islam ke Nusantara meski hingga kini masih menjadi perdebatan akademik.

    Terlepas dari itu, sejarah mencatat bahwa pedagang Muslim di Barus berhasil membangun jaringan perdagangan global yang menghubungkan dunia Arab dengan Nusantara, sekaligus menjadikan Indonesia dikenal jauh sebelum era kolonial.

    Dari kapur barus, aroma sejarah itu terus tercium hingga hari ini menjadi saksi bahwa Indonesia pernah berdiri di pusat jalur perdagangan dan peradaban dunia.

     

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Rofiqi Tutup Masa Jabatan, Irwan Bora Siap Tancap Gas, KONI Banjar Ganti Komando

    28/04/2026

    Reshuffle Besar di Kotabaru! Bupati Rusli Lantik 19 Pejabat, Ini Pesan Tegasnya

    28/04/2026

    Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

    28/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Rofiqi Tutup Masa Jabatan, Irwan Bora Siap Tancap Gas, KONI Banjar Ganti Komando

    28/04/2026

    Reshuffle Besar di Kotabaru! Bupati Rusli Lantik 19 Pejabat, Ini Pesan Tegasnya

    28/04/2026

    Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

    28/04/2026

    Sudah ke-25 Kali Digelar, Pasar Murah Balangan Terbukti Ampuh Tekan Inflasi

    28/04/2026
    Berita Pilihan
    Kabupaten Banjar

    Rofiqi Tutup Masa Jabatan, Irwan Bora Siap Tancap Gas, KONI Banjar Ganti Komando

    28/04/2026 Kabupaten Banjar

    PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Suasana haru sekaligus penuh harapan mewarnai Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten…

    Reshuffle Besar di Kotabaru! Bupati Rusli Lantik 19 Pejabat, Ini Pesan Tegasnya

    28/04/2026

    Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

    28/04/2026

    Sudah ke-25 Kali Digelar, Pasar Murah Balangan Terbukti Ampuh Tekan Inflasi

    28/04/2026

    Recent Posts

    • Rofiqi Tutup Masa Jabatan, Irwan Bora Siap Tancap Gas, KONI Banjar Ganti Komando
    • Reshuffle Besar di Kotabaru! Bupati Rusli Lantik 19 Pejabat, Ini Pesan Tegasnya
    • Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata
    • Sudah ke-25 Kali Digelar, Pasar Murah Balangan Terbukti Ampuh Tekan Inflasi
    • BGN Usul Sertifikasi Dapur MBG, DPR : Sudah Ada BPOM, Kenapa Harus Tambah Lagi?

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.