PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penambahan 66 korban meninggal dunia yang ditemukan dalam sepekan terakhir di tiga provinsi di Pulau Sumatra, hingga Sabtu (13/12/2025).


Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa korban ditemukan oleh tim gabungan yang dipimpin Basarnas di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Dalam satu minggu terakhir di tiga provinsi, korban meninggal dunia yang ditemukan bertambah 66 jiwa. Sekali lagi kami sampaikan simpati dan belasungkawa yang mendalam,” ujar Muhari dalam konferensi pers, Minggu (14/12/2025).
Muhari merinci, 33 korban ditemukan di Aceh, 19 korban di Sumatra Utara, dan 14 korban di Sumatra Barat. Selain itu, pada hari yang sama kembali ditemukan 10 jasad, dengan rincian sembilan di Aceh dan satu di Kabupaten Agam, Sumatra Barat.
“Sehingga total korban meninggal dunia yang sebelumnya tercatat 1.006 jiwa, hari ini bertambah menjadi 1.016 jiwa,” katanya.
BNPB juga melaporkan hingga saat ini jumlah korban hilang masih mencapai 212 orang. Sementara itu, dampak bencana menyebabkan 624.670 warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi aman yang tersebar di berbagai daerah.
