Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Tak Main-main, PSHT Kalsel Siapkan Pelatih Unggul Demi PON 2028

    01/02/2026

    Hutan Lestari Masyarakat Untung, Kalsel Genjot Kopi dan Kemiri

    01/02/2026

    Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

    31/01/2026

    Rutan Kandangan Gandeng Dispersip HSS, Literasi Digital Masuk Lapas

    31/01/2026

    Tak Masuk Penjara, Kasus Penggelapan di Banjarbaru Diselesaikan Damai

    31/01/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

      31/01/2026

      Asli Sumatera, Mekar di Australia: Titan Arum Tarik 2.000 Pengunjung

      10/01/2026

      Pecinta Travelling Wajib Tahu! Jelajah Semua Pulau di Indonesia Bisa Habiskan Separuh Hidupmu

      06/10/2025

      Duta Mall Soft Opening, Wakil Wali Kota: Duta Mall Bukan Cuma Tempat Belanja, Tapi Peluang Emas Warga Palangka Raya

      04/10/2025

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Sayur MBG di Tala Ditemukan Ada Ulat, Murid Ogah Makan, Ini Respon Pengawas

      06/10/2025

      Buntut Badai Pasar Modal, OJK Diguncang Pengunduran Diri Beruntun

      31/01/2026

      WEF Warning! Pengangguran Jadi Bom Waktu Ekonomi Indonesia

      23/01/2026

      Tak Hanya Solar, Impor Bensin dan Avtur Juga Bakal Disetop

      23/01/2026

      IndiHome Down Massal, Warganet Heboh: Internet Down Se-Indonesia?

      22/01/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Tambang Ilegal di Kawasan IKN Rugikan Negara Rp5,7 Triliun, Sistem Pengawasan Dipertanyakan

    Tambang Ilegal di Kawasan IKN Rugikan Negara Rp5,7 Triliun, Sistem Pengawasan Dipertanyakan

    Tim PublikaTim Publika28/07/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, IKN – Di tengah ambisi besar membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai simbol kemajuan Indonesia, sorotan tajam kini mengarah ke praktik tambang batubara ilegal yang terbongkar beroperasi di wilayah strategis proyek tersebut. Tak tanggung-tanggung, negara dirugikan hingga Rp5,7 triliun akibat aktivitas ilegal ini.

    Lokasi tambang ilegal tersebut berada di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kalimantan Timur wilayah yang masuk dalam zona penyangga IKN. Kompas.com melaporkan, tambang tanpa izin ini telah beroperasi sejak 2016, dengan luasan mencapai 160 hektare, menjadikannya salah satu operasi ilegal terbesar yang berhasil terungkap di kawasan pembangunan ibu kota baru.

    Modus Rapi: Tambang Ilegal, Dokumen Legal

    Penyelidikan Bareskrim Polri mengungkap bahwa para pelaku menjalankan skema yang terstruktur. Detik.com menyebutkan, meski penambangan dilakukan tanpa izin resmi, pengangkutan dan penjualan batubara menggunakan dokumen milik perusahaan sah yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP). Ini membuat transaksi terlihat legal secara administratif, meski kenyataannya hasil tambang berasal dari praktik ilegal.

    Distribusi batubara hasil tambang ilegal ini bahkan disebut mencapai pelabuhan-pelabuhan besar seperti Surabaya, menunjukkan skala operasi yang melibatkan jaringan luas dan kemungkinan adanya oknum yang bermain di balik layar.

    Menteri Investasi: Ini Masalah Integritas Sistem

    Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyatakan keprihatinannya atas temuan ini. Ia menegaskan, kasus ini bukan hanya soal pelanggaran administratif, tetapi menyentuh akar persoalan integritas dan tata kelola di sektor pertambangan, terlebih di wilayah yang semestinya menjadi simbol kemajuan dan tata kelola baru Indonesia.

    “Ini bukan hanya soal izin, tapi soal integritas sistem. Jangan sampai IKN yang dibangun dengan semangat kemajuan justru tercoreng oleh pembiaran praktik semacam ini,” tegas Bahlil, seperti dikutip dari Tempo.com.

    DPR Curiga Ada Keterlibatan Oknum Aparat

    Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun angkat suara. Mereka menduga adanya keterlibatan oknum aparat maupun pejabat yang mungkin meminjamkan atau menyalahgunakan dokumen IUP untuk melegalkan hasil tambang ilegal.

    Desakan agar pengusutan dilakukan secara tuntas dan terbuka kini menguat. Publik menuntut agar kasus ini tidak berhenti pada pengungkapan saja, melainkan dilanjutkan hingga penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektualnya.

    Aktivis Lingkungan: Jangan Hanya Jadi Isu Sesaat

    Di sisi lain, aktivis lingkungan dan masyarakat sipil menyuarakan kekhawatiran bahwa kasus ini akan tenggelam seiring waktu tanpa tindak lanjut konkret. Mereka juga menyoroti kerusakan lingkungan di kawasan konservasi yang sulit dipulihkan akibat eksploitasi batubara ilegal.

    “Kasus ini harus jadi alarm bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan di wilayah IKN dan sekitarnya. Jangan sampai proyek kebanggaan bangsa ini ternoda oleh praktik ilegal yang dibiarkan terjadi bertahun-tahun,” ujar seorang aktivis lingkungan dari Kalimantan Timur.

    Evaluasi Total Sistem Pengawasan Pertambangan

    Dengan nilai kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah, termasuk dari hilangnya potensi pajak dan royalti, kasus ini menandai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan pertambangan nasional, terutama di wilayah strategis seperti IKN yang seharusnya menjadi contoh tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Tak Main-main, PSHT Kalsel Siapkan Pelatih Unggul Demi PON 2028

    01/02/2026

    Hutan Lestari Masyarakat Untung, Kalsel Genjot Kopi dan Kemiri

    01/02/2026

    Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

    31/01/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tak Main-main, PSHT Kalsel Siapkan Pelatih Unggul Demi PON 2028

    01/02/2026

    Hutan Lestari Masyarakat Untung, Kalsel Genjot Kopi dan Kemiri

    01/02/2026

    Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

    31/01/2026

    Rutan Kandangan Gandeng Dispersip HSS, Literasi Digital Masuk Lapas

    31/01/2026
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Tak Main-main, PSHT Kalsel Siapkan Pelatih Unggul Demi PON 2028

    01/02/2026 Banjarbaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kalimantan Selatan menunjukkan keseriusannya…

    Hutan Lestari Masyarakat Untung, Kalsel Genjot Kopi dan Kemiri

    01/02/2026

    Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

    31/01/2026

    Rutan Kandangan Gandeng Dispersip HSS, Literasi Digital Masuk Lapas

    31/01/2026

    Recent Posts

    • Tak Main-main, PSHT Kalsel Siapkan Pelatih Unggul Demi PON 2028
    • Hutan Lestari Masyarakat Untung, Kalsel Genjot Kopi dan Kemiri
    • Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan
    • Rutan Kandangan Gandeng Dispersip HSS, Literasi Digital Masuk Lapas
    • Tak Masuk Penjara, Kasus Penggelapan di Banjarbaru Diselesaikan Damai

    Recent Comments

    1. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    2. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    3. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    4. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    Februari 2026
    S S R K J S M
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  
    « Jan    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.