Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Banjir Bandang Balangan Hantam 1.400 Rumah, DPRD Minta PDAM Gratiskan Air Bersih

    01/01/2026

    Helikopter ‘Siluman’ Prabowo yang Disebut Seskab Tak Tercatat di LHKPN

    01/01/2026

    Dua Hari Bertahan di Laut, Nelayan Kotabaru Ditemukan Selamat

    01/01/2026

    Menakar Rekam Jejak Menteri Lingkungan Hidup dari Kacamata Kalimantan Selatan

    01/01/2026

    Sepanjang 2025, Indonesia Diguncang 43 Ribu Gempa

    01/01/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Pecinta Travelling Wajib Tahu! Jelajah Semua Pulau di Indonesia Bisa Habiskan Separuh Hidupmu

      06/10/2025

      Duta Mall Soft Opening, Wakil Wali Kota: Duta Mall Bukan Cuma Tempat Belanja, Tapi Peluang Emas Warga Palangka Raya

      04/10/2025

      Aroya Cruise, Kapal Pesiar Halal Pertama di Dunia Hadirkan Pengalaman Haji dan Umrah Lewat Laut

      03/10/2025

      Pulau Suwangi Siap Menyapa Dunia: Wisata Baru Tanah Bumbu!

      12/09/2025

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Sayur MBG di Tala Ditemukan Ada Ulat, Murid Ogah Makan, Ini Respon Pengawas

      06/10/2025

      Harga Emas Merosot Lagi, Jual Sekarang atau Tahan?

      30/12/2025

      Putusan MA 1996 viral Lagi! Ini Hak Debitur Kredit Macet yang Sering Disembunyikan

      20/11/2025

      Dislutkan Kalsel Pastikan Stok Ikan dan Harga Stabil, Ini Daftar Lengkapnya dari Pelabuhan Perikanan Banjarmasin

      05/11/2025

      Produksi Minyak Ngebut, Impor Solar Bakal Tamat

      05/11/2025
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Sepanjang 2025, Indonesia Diguncang 43 Ribu Gempa

    Sepanjang 2025, Indonesia Diguncang 43 Ribu Gempa

    Tim PublikaTim Publika01/01/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM– Sepanjang tahun 2025, Indonesia benar-benar berada dalam “mode siaga”. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 43.439 kejadian gempabumi terjadi di berbagai wilayah Tanah Air.

    Dari puluhan ribu gempa tersebut, 973 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat, dan 25 kejadian dilaporkan menimbulkan kerusakan. Fakta ini disampaikan langsung Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Sidang Kabinet bersama Presiden Prabowo Subiantondi Istana Negara, Jakarta.

    “Sepanjang 2025, mayoritas gempa berkekuatan kecil, namun tetap perlu diwaspadai karena sebagian di antaranya berdampak langsung ke masyarakat,” ungkap Faisal.

    BMKG merinci, dari total 43.439 gempa:

    -43.286 gempa berkekuatan di bawah Magnitudo 5 (M<5)

    -153 gempa berkekuatan Magnitudo 5 ke atas (M≥5)

    Meski sebagian besar tergolong gempa kecil, dampaknya tidak bisa dianggap remeh. Data BMKG menunjukkan bahwa gempa yang dirasakan dan merusak tetap terjadi akibat faktor kedalaman dan kedekatan dengan permukiman.

    🔍 10 Ribu Lebih Alat Pantau Aktif 24 Jam

    Faisal menjelaskan, akurasi pemantauan ini ditopang oleh lebih dari 10.000 alat deteksi yang tersebar di seluruh Indonesia. Perangkat tersebut beroperasi di 191 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG, memantau gempa bumi, cuaca ekstrem, hingga potensi tsunami secara real-time.

    “Semua terpantau di UPT BMKG dan stasiun-stasiun yang tersebar di 191 daerah dengan lebih dari 10 ribu alat pemantau,” jelasnya.

    Tak hanya itu, BMKG juga memasang lightning detector atau alat pendeteksi petir di 38 UPT, guna memetakan lokasi dan intensitas sambaran petir secara akurat.

    ⚠️ Prakiraan Cuaca Tak Sekadar Hujan dan Panas

    Menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang makin kompleks, BMKG kini mengembangkan Sistem Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak atau Impact-Based Forecast (IBF).

    Berbeda dengan prakiraan cuaca konvensional, sistem IBF tidak hanya menyampaikan kondisi cuaca, tetapi juga potensi dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat dan sektor strategis.

    “Dengan sistem ini, kita bisa memprediksi di mana dan kapan petir terjadi berdasarkan kondisi cuaca di sekitarnya,” kata Faisal.

    BMKG menjelaskan, inti dari sistem IBF adalah konsep risiko, yakni irisan antara:

    -Bahaya (hazard)

    -Keterpaparan (exposure)

    -Kerentanan (vulnerability)

    Melalui sistem ini, BMKG akan memberikan rekomendasi langkah cepat yang bisa diambil pemerintah daerah, sektor terkait, hingga masyarakat untuk meminimalkan dampak bencana.

    🌍 Sejalan Standar Global

    Pengembangan IBF merupakan implementasi dari panduan World Meteorological Organization (WMO) serta komitmen Indonesia terhadap UN Hyogo Framework for Action dan UN Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030.

    BMKG berharap, sistem prakiraan berbasis dampak ini mampu menekan risiko bencana hidrometeorologi secara signifikan, sekaligus menjadi dasar perencanaan kegiatan di berbagai sektor, dari transportasi hingga energi.

    #gempaindonesia #kaleidoskopgempa #gempa #BMKG #MitigasiBencana

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Banjir Bandang Balangan Hantam 1.400 Rumah, DPRD Minta PDAM Gratiskan Air Bersih

    01/01/2026

    Helikopter ‘Siluman’ Prabowo yang Disebut Seskab Tak Tercatat di LHKPN

    01/01/2026

    Dua Hari Bertahan di Laut, Nelayan Kotabaru Ditemukan Selamat

    01/01/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Banjir Bandang Balangan Hantam 1.400 Rumah, DPRD Minta PDAM Gratiskan Air Bersih

    01/01/2026

    Helikopter ‘Siluman’ Prabowo yang Disebut Seskab Tak Tercatat di LHKPN

    01/01/2026

    Dua Hari Bertahan di Laut, Nelayan Kotabaru Ditemukan Selamat

    01/01/2026

    Menakar Rekam Jejak Menteri Lingkungan Hidup dari Kacamata Kalimantan Selatan

    01/01/2026
    Berita Pilihan
    Balangan

    Banjir Bandang Balangan Hantam 1.400 Rumah, DPRD Minta PDAM Gratiskan Air Bersih

    01/01/2026 Balangan

    PUBLIKAINDONESIA.COM, PARINGIN – Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, meninggalkan dampak serius…

    Helikopter ‘Siluman’ Prabowo yang Disebut Seskab Tak Tercatat di LHKPN

    01/01/2026

    Dua Hari Bertahan di Laut, Nelayan Kotabaru Ditemukan Selamat

    01/01/2026

    Menakar Rekam Jejak Menteri Lingkungan Hidup dari Kacamata Kalimantan Selatan

    01/01/2026

    Recent Posts

    • Banjir Bandang Balangan Hantam 1.400 Rumah, DPRD Minta PDAM Gratiskan Air Bersih
    • Helikopter ‘Siluman’ Prabowo yang Disebut Seskab Tak Tercatat di LHKPN
    • Dua Hari Bertahan di Laut, Nelayan Kotabaru Ditemukan Selamat
    • Menakar Rekam Jejak Menteri Lingkungan Hidup dari Kacamata Kalimantan Selatan
    • Sepanjang 2025, Indonesia Diguncang 43 Ribu Gempa

    Recent Comments

    1. Davidjoish mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    2. Stephennag mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. AndrewShusa mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Davidjoish mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. Stephennag mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Januari 2026
    S S R K J S M
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
    « Des    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.