PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Sepakbola Italia nyaris kehilangan harga diri di panggung Eropa. Namun di tengah badai kegagalan, Atalanta muncul sebagai penyelamat.


La Dea kini resmi menjadi satu-satunya wakil Italia yang tersisa di babak 16 besar Liga Champions UEFA musim ini.
Italia Berguguran
Harapan publik Italia sempat diliputi kecemasan jelang leg kedua play-off 16 besar, Kamis (26/2/2026). Setelah Napoli tersingkir lebih dulu di fase liga, giliran Inter Milan yang harus angkat koper.
Nerazzurri kalah agregat 2-5 dari klub Norwegia, Bodo/Glimt. Takluk 1-3 di leg pertama, Inter gagal bangkit dan kembali tumbang 1-2 pada leg kedua. Mimpi comeback pun sirna.
Situasi makin genting karena nasib Italia kemudian bertumpu pada dua tim tersisa: Atalanta dan Juventus.
Namun keduanya sama-sama berada dalam posisi sulit. Atalanta kalah 0-2 dari Borussia Dortmund pada leg pertama. Sementara Juventus dipermalukan 2-5 oleh Galatasaray.
Comeback Penuh Drama
Di saat tekanan memuncak, Atalanta menjawab dengan performa luar biasa. Bermain penuh determinasi, mereka menang 4-1 dalam laga panas yang diwarnai tiga kartu merah.
Agregat berubah menjadi 4-3 untuk keunggulan wakil Bergamo. Comeback dramatis itu memastikan tiket 16 besar tetap berada di tangan mereka.
Berbeda nasib dengan Juventus. Meski sempat menunjukkan mental baja dan menyamakan agregat menjadi 5-5 dengan 10 pemain, Bianconeri akhirnya runtuh. Dua gol Galatasaray di babak extra time mengakhiri perlawanan mereka dengan agregat 5-7.
Italia pun resmi hanya menyisakan satu nama: Atalanta.
“Ini Akan Tercatat dalam Sejarah”
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, tak menyembunyikan kebanggaannya.
“Ini adalah laga yang akan tercatat dalam sejarah, bukan cuma buat para penggemar Atalanta di Bergamo sini, tapi buat sepakbola Italia,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Ucapan itu terasa relevan. Di tengah dominasi klub-klub Eropa lain dan ketatnya persaingan, Atalanta membuktikan bahwa semangat dan keberanian masih menjadi napas sepakbola Italia.
Kini, beban sekaligus kehormatan berada di pundak La Dea. Mereka bukan hanya berjuang untuk klub, tetapi juga membawa harapan satu negara di panggung elite Eropa.
#Atalanta #LigaChampions #SerieA #SepakbolaItalia #UCL2026 #ComebackDramatis #Juventus #InterMilan
