PUBLIKAINDONESIA.COM, SAMARINDA – Nama Syarifah Suraidah Abidien Harum mendadak ramai diperbincangkan di jagat maya. Istri Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, itu menjadi sorotan bukan hanya karena statusnya sebagai pendamping kepala daerah, tetapi juga karena gaya berbusananya yang dinilai glamor saat turun ke lapangan.


Perbincangan ini mencuat di tengah ramainya kritik publik terhadap anggaran mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur yang disebut mencapai Rp8,5 miliar.
Isu tersebut lebih dulu menjadi bahan diskusi warganet, sebelum akhirnya perhatian ikut bergeser pada penampilan sang istri.
Disebut Mirip “Noni Belanda”
Sorotan muncul ketika Syarifah Suraidah melakukan kegiatan blusukan ke sejumlah daerah. Dalam beberapa kesempatan, ia terlihat mengenakan gaun bermotif bunga, dipadukan dengan kalung mutiara, anting, cincin berukuran besar, serta topi lebar.
Gaya tersebut oleh sebagian warganet dinilai menyerupai “Noni Belanda” dan dianggap kurang selaras dengan suasana kegiatan yang bersifat sederhana dan menyentuh masyarakat langsung. Komentar pun beragam, mulai dari yang sekadar menyoroti selera fashion hingga yang mengaitkannya dengan sensitivitas situasi sosial.
Namun, ada pula yang menilai pilihan busana tersebut sebagai bagian dari preferensi pribadi dan tidak seharusnya menjadi polemik berlebihan.
Polemik Anggaran Mobil Dinas
Di sisi lain, perbincangan publik juga masih berfokus pada anggaran mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur senilai Rp8,5 miliar. Kebijakan tersebut menuai kritik karena dinilai tidak efisien di tengah berbagai kebutuhan prioritas daerah.
Menanggapi hal itu, Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa pengadaan kendaraan dinas tersebut telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia menyebut, langkah itu dilakukan untuk menjaga marwah daerah sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, sebagai provinsi strategis yang berbatasan langsung dengan kawasan IKN, Kalimantan Timur perlu merepresentasikan citra daerah yang siap dan berwibawa dalam mendukung pembangunan nasional.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana figur publik tak lepas dari sorotan, baik dalam kebijakan maupun penampilan. Di era media sosial, detail kecil dapat dengan cepat menjadi viral dan membentuk opini publik.
Perdebatan soal gaya busana dan kebijakan anggaran pun kini bergulir beriringan, memperlihatkan dinamika persepsi masyarakat terhadap pejabat publik dan keluarganya.
Hingga kini, diskusi di ruang digital masih berlangsung, mencerminkan tingginya atensi publik terhadap transparansi kebijakan sekaligus sensitivitas sosial para pemimpin daerah.
#KalimantanTimur #RudyMasud #SyarifahSuraidah #MobilDinas #Blusukan #IKN #BeritaViral #SorotanPublik #IsuDaerah #TrendingNews
