PUBLIKAINDONESIA.COM – Mimpi melihat Piala Dunia digelar di Indonesia ternyata bukan lagi sekadar angan-angan para pecinta sepak bola Tanah Air. Sebuah ide yang ramai dibahas di media sosial kini mulai memunculkan optimisme baru tentang peluang Indonesia menjadi tuan rumah ajang sepak bola terbesar di dunia.
Perbincangan itu bermula dari unggahan akun asal Australia, @EthanMVFC, yang membayangkan Indonesia, Australia, dan Selandia Baru berkolaborasi menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2042.
Gagasan tersebut langsung menarik perhatian banyak penggemar sepak bola. Indonesia dianggap memiliki salah satu basis suporter terbesar di Asia, sementara Australia dan Selandia Baru telah memiliki pengalaman serta infrastruktur kelas dunia dalam menyelenggarakan turnamen internasional.
Peluang yang Dinilai Masuk Akal
Jika melihat peta sepak bola dunia saat ini, skenario tersebut bukan sesuatu yang mustahil.
Indonesia dan Australia diketahui pernah menjajaki peluang mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2034. Namun saat itu FIFA akhirnya memberikan hak penyelenggaraan kepada Arab Saudi.
Meski gagal, hubungan dan komunikasi antara federasi sepak bola kedua negara tetap terjalin dengan baik. Kehadiran Selandia Baru juga dinilai dapat menjadi nilai tambah karena menggabungkan dua konfederasi besar, yakni Asia dan Oseania.
Kolaborasi lintas kawasan tersebut berpotensi menjadi daya tarik tersendiri di mata FIFA dalam mendorong semangat persatuan sepak bola global.
Modal Besar Sudah Dimiliki
Indonesia sendiri bukan tanpa modal.
Kesuksesan menggelar Piala Dunia U-17 pada tahun 2023 menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event sepak bola kelas dunia.
Sejumlah stadion berstandar internasional kini telah dimiliki Indonesia, mulai dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta International Stadium (JIS), Gelora Bung Tomo Surabaya, hingga Stadion Manahan Solo.
Di sisi lain, Australia dan Selandia Baru baru saja sukses menggelar Piala Dunia Wanita FIFA 2023 yang mendapat apresiasi tinggi dari dunia internasional. Infrastruktur transportasi, akomodasi, hingga manajemen pertandingan mereka sudah teruji.
Erick Thohir: Peluang Masih Terbuka
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengakui Indonesia memang pernah mencoba masuk dalam persaingan tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Australia.
Namun upaya tersebut harus terhenti setelah FIFA menunjuk Arab Saudi sebagai penyelenggara.
“Ya, kita pernah mengajukan diri bersama Australia untuk 2034, tetapi tentu kalah dengan Arab Saudi,” ujar Erick.
Meski demikian, Erick menegaskan peluang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia belum tertutup.
Menurutnya, edisi 2042 justru menjadi target yang lebih realistis untuk diperjuangkan.
“Piala Dunia berikutnya setelah 2038 adalah 2042. Itu bisa menjadi kesempatan berikutnya bagi kawasan Asia,” ungkapnya.
Pola Rotasi FIFA Jadi Harapan Baru
Jika melihat pola rotasi tuan rumah yang diterapkan FIFA, peluang Indonesia memang cukup terbuka.
* 2026: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko
* 2030: Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Argentina, dan Paraguay
* 2034: Arab Saudi
Banyak pengamat memprediksi edisi 2038 kemungkinan besar akan kembali bergeser ke kawasan Amerika atau Afrika.
Artinya, tahun 2042 bisa menjadi momentum ideal bagi Asia dan Oseania untuk kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Selain itu, rentang waktu 16 tahun memberi kesempatan bagi Indonesia untuk terus memperbaiki infrastruktur, sistem transportasi antarkota, kualitas kompetisi domestik, hingga pengalaman penyelenggaraan turnamen internasional.
Langkah Awal Dimulai dari Piala Asia 2032
Sebelum berbicara soal Piala Dunia, Indonesia saat ini juga tengah berjuang menjadi tuan rumah tunggal Piala Asia 2032.
PSSI bersaing dengan sejumlah kandidat kuat seperti Uzbekistan, Korea Selatan, Kuwait, India, Australia, dan Kirgizstan.
Jika Indonesia berhasil mendapatkan hak tuan rumah dan mampu menyelenggarakannya dengan sukses, peluang untuk mendapatkan kepercayaan lebih besar dari FIFA tentu akan semakin terbuka.
Bahkan bukan tidak mungkin Indonesia, Australia, dan Selandia Baru suatu hari nanti benar-benar berdiri bersama sebagai penyelenggara Piala Dunia 2042.
Mimpi itu memang masih jauh. Namun dengan perkembangan infrastruktur sepak bola yang terus meningkat dan dukungan jutaan suporter fanatik di Indonesia, bukan tidak mungkin sejarah baru sepak bola dunia akan tercipta di kawasan Asia-Oseania.
#PialaDunia2042 #Indonesia2042 #ErickThohir #PSSI #FIFAWorldCup #TimnasIndonesia #SepakBolaIndonesia #WorldCup2042 #GBK #JIS #FootballNews #IndonesiaTuanRumah #AFCAsianCup2032 #RoadToWorldCup #GarudaMendunia #FIFA #Australia #NewZealand #TrendingSepakBola #BeritaOlahraga

