PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mulai memanaskan mesin persiapan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan kerja Direktur Manajemen Risiko, Boy Robyanto, ke Terminal Penumpang Banjarmasin.


Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Manajemen Pelindo ingin memastikan seluruh aspek pelayanan, mulai dari fasilitas, operasional, hingga keselamatan penumpang, benar-benar siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat momen mudik.
Manajemen Turun Langsung ke Lapangan
Dalam agenda tersebut, Boy Robyanto didampingi Executive Director 3 Daru Wicaksono Julianto serta Sub Regional Head Kalimantan Sugiono. Bersama jajaran manajemen dan tim operasional Pelindo Sub Regional Kalimantan, mereka meninjau langsung berbagai titik krusial di terminal.
Mulai dari area keberangkatan dan kedatangan, ruang tunggu penumpang, fasilitas keamanan dan keselamatan, hingga kesiapan sarana pendukung serta petugas operasional yang akan berjaga selama masa angkutan Lebaran.
Direktur Manajemen Risiko Pelindo, Boy Robyanto, menegaskan bahwa momentum Lebaran selalu identik dengan lonjakan penumpang yang signifikan.
“Momentum Lebaran merupakan periode dengan aktivitas penumpang yang cukup tinggi. Karena itu, kesiapan fasilitas, sistem pelayanan, serta pengelolaan risiko harus dipastikan berjalan optimal agar masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Menurut Boy, kelancaran arus mudik tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Sinergi antar-stakeholder menjadi faktor utama dalam memastikan pelayanan berjalan tanpa hambatan.
Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan operator kapal, otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan instansi terkait lainnya. Dengan kolaborasi yang solid, potensi gangguan operasional dapat ditekan seminimal mungkin.
Regional 3 Punya Peran Strategis
Sementara itu, Executive Director 3 Pelindo, Daru Wicaksono Julianto, menyampaikan bahwa wilayah Regional 3 memegang peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di Kalimantan.
“Kami terus memastikan kesiapan seluruh terminal penumpang di wilayah kerja Regional 3, baik dari sisi fasilitas, pelayanan, maupun aspek keselamatan. Koordinasi dengan stakeholder juga terus diperkuat,” jelasnya.
Terminal Penumpang Banjarmasin menjadi salah satu simpul penting transportasi laut di Kalimantan Selatan, terutama saat periode mudik yang selalu mengalami peningkatan signifikan.
Melalui pengecekan menyeluruh ini, Pelindo berharap seluruh aspek operasional dan pelayanan di Terminal Penumpang Banjarmasin dapat berjalan optimal saat puncak arus mudik Lebaran 2026.
Sebagai BUMN yang bergerak di sektor kepelabuhanan, Pelindo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan pelabuhan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa.
Dengan persiapan matang dan kolaborasi lintas pihak, arus mudik melalui jalur laut diharapkan tetap lancar dan minim hambatan.
#Pelindo #PTPelabuhanIndonesia #MudikLebaran2026 #TerminalBanjarmasin #ArusMudik #InfoMudik #TransportasiLaut #PelabuhanIndonesia #Kalimantan #Lebaran2026

