Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Ditinggal Orang Tua, Anak Penderita Kusta di Pulau Sembilan Bertahan Bersama Kakek Nenek

    09/02/2026

    Bantuan Pendidikan atau Diskriminasi Digital? Kisruh Gratispol Kaltim Memanas

    09/02/2026

    Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan ULM Sambangi Banua Enam

    09/02/2026

    Kasus Perselingkuhan Dominasi Pelanggaran ASN di Banjarmasin Sepanjang 2025

    09/02/2026

    Poduk Kriya Tanah Laut Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Tembus Panggung Nasional hingga Global

    09/02/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Bidik Wisatawan ASEAN, Ini Strategi Dispar Kalsel

      04/02/2026

      Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

      31/01/2026

      Asli Sumatera, Mekar di Australia: Titan Arum Tarik 2.000 Pengunjung

      10/01/2026

      Pecinta Travelling Wajib Tahu! Jelajah Semua Pulau di Indonesia Bisa Habiskan Separuh Hidupmu

      06/10/2025

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Sayur MBG di Tala Ditemukan Ada Ulat, Murid Ogah Makan, Ini Respon Pengawas

      06/10/2025

      Pemangkasan Produksi Batubara 2026 Bikin Pelaku Usaha Waswas, Ancaman PHK Mengintai

      09/02/2026

      Hovercraft Futuristik ‘AirFish’ Singapura–Batam Siap Mengudara 2026

      07/02/2026

      Buntut Badai Pasar Modal, OJK Diguncang Pengunduran Diri Beruntun

      31/01/2026

      WEF Warning! Pengangguran Jadi Bom Waktu Ekonomi Indonesia

      23/01/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Ditinggal Orang Tua, Anak Penderita Kusta di Pulau Sembilan Bertahan Bersama Kakek Nenek

    Ditinggal Orang Tua, Anak Penderita Kusta di Pulau Sembilan Bertahan Bersama Kakek Nenek

    Tim PublikaTim Publika09/02/2026
    Kapolsek Pulau Sembilan, IPTU Agus Riyanto, bersama beberapa anggota dan didampingi pihak Puskesmas Marabatuan, mendatangi kediaman bocah penderita kusta /publikaindonesia.com

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Di usianya yang masih belia, Fauzan (11) seharusnya sibuk belajar dan bermain bersama teman sebaya. Namun takdir berkata lain. Sejak duduk di bangku kelas III SD, bocah asal Desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, ini harus berjuang melawan penyakit kusta sekaligus menghadapi pahitnya hidup tanpa orang tua.

    Fauzan divonis menderita kusta sejak usia tujuh tahun. Sejak saat itu, hidupnya perlahan berubah. Sang ibu telah meninggal dunia, sementara ayahnya memilih menikah lagi.

    Fauzan pun tak lagi tinggal bersama ayah kandungnya dan akhirnya diasuh oleh kakek dan neneknya di Dusun IV RT 08 Desa Tanjung Nyiur.

    Pengobatan Fauzan yang ditangani Puskesmas Marabatuan sejatinya telah dimulai sejak 2024. Namun proses itu sempat terhenti ketika Fauzan diajak ayahnya pindah ke wilayah Lontar, Kecamatan Pulau Laut Barat.

    Sayangnya, kebersamaan itu tak bertahan lama. Pada 2025, Fauzan kembali dipulangkan ke neneknya lantaran ibu tirinya tidak sanggup merawatnya.

    Kondisi Fauzan semakin memprihatinkan. Nenek yang merawatnya kini mengalami gangguan penglihatan, sementara sang kakek sudah lama lumpuh dan juga memiliki keterbatasan penglihatan. Di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi, mereka bertiga saling bergantung untuk bertahan hidup.

    Keadaan tersebut mengetuk hati Kapolsek Pulau Sembilan, IPTU Agus Riyanto. Bersama sejumlah anggota dan didampingi pihak Puskesmas Marabatuan, ia mendatangi kediaman Fauzan pada Senin (9/2/2026) sore.

    Upaya Polsek Pulau Sembilan diharapkan dapat memantik kepedulian lebih banyak pihak terhadap nasib Fauzan dan, agar mendapatkan hak untuk sehat dan hidup layak /publikaindonesia.com

    Dalam kesempatan tersebut, IPTU Agus Riyanto menyerahkan paket sembako untuk membantu meringankan beban hidup Fauzan dan kakek-neneknya.

    “Bantuan ini semoga bisa sedikit membantu nenek dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sambil terus merawat Fauzan,” ujar Kapolsek.

    Butuh Uluran Banyak Pihak

    Apa yang dilakukan Polsek Pulau Sembilan ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian bagi lebih banyak pihak baik instansi pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat luas agar Fauzan dan penderita kusta lainnya tidak berjuang sendirian.

    “Di balik penyakit yang masih sering diselimuti stigma, mereka tetap memiliki hak yang sama, hak untuk sehat, dirawat, dan hidup layak.” pungkas Kapolsek.

     

    #Kotabaru #PulauSembilan #AnakPenderitaKusta# Kemanusiaan #PeduliSesama #BeritaKalsel# PolriPeduli #KesehatanAnak #KisahHaru# Fauzan #ViralKotabaru #BantuSesama

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Bantuan Pendidikan atau Diskriminasi Digital? Kisruh Gratispol Kaltim Memanas

    09/02/2026

    Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan ULM Sambangi Banua Enam

    09/02/2026

    Kasus Perselingkuhan Dominasi Pelanggaran ASN di Banjarmasin Sepanjang 2025

    09/02/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ditinggal Orang Tua, Anak Penderita Kusta di Pulau Sembilan Bertahan Bersama Kakek Nenek

    09/02/2026

    Bantuan Pendidikan atau Diskriminasi Digital? Kisruh Gratispol Kaltim Memanas

    09/02/2026

    Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan ULM Sambangi Banua Enam

    09/02/2026

    Kasus Perselingkuhan Dominasi Pelanggaran ASN di Banjarmasin Sepanjang 2025

    09/02/2026
    Berita Pilihan
    Kotabaru

    Ditinggal Orang Tua, Anak Penderita Kusta di Pulau Sembilan Bertahan Bersama Kakek Nenek

    09/02/2026 Kotabaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Di usianya yang masih belia, Fauzan (11) seharusnya sibuk belajar dan bermain…

    Bantuan Pendidikan atau Diskriminasi Digital? Kisruh Gratispol Kaltim Memanas

    09/02/2026

    Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan ULM Sambangi Banua Enam

    09/02/2026

    Kasus Perselingkuhan Dominasi Pelanggaran ASN di Banjarmasin Sepanjang 2025

    09/02/2026

    Recent Posts

    • Ditinggal Orang Tua, Anak Penderita Kusta di Pulau Sembilan Bertahan Bersama Kakek Nenek
    • Bantuan Pendidikan atau Diskriminasi Digital? Kisruh Gratispol Kaltim Memanas
    • Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan ULM Sambangi Banua Enam
    • Kasus Perselingkuhan Dominasi Pelanggaran ASN di Banjarmasin Sepanjang 2025
    • Poduk Kriya Tanah Laut Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Tembus Panggung Nasional hingga Global

    Recent Comments

    1. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    2. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    3. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    4. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    Februari 2026
    S S R K J S M
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  
    « Jan    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.