PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar resmi digelar di Desa Teluk Tamiang, pada 17–18 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang seleksi awal dalam rangka mempersiapkan kafilah terbaik untuk berlaga di MTQ tingkat Kabupaten Kotabaru.


MTQ tahun ini diikuti peserta dari berbagai desa se-Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Sejumlah cabang lomba dipertandingkan, mulai dari Tartil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Fahmi Qur’an, hingga Syahril Qur’an. Antusiasme peserta dan masyarakat tampak tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.
Menariknya, MTQ ke-56 ini menjadi yang pertama kali digelar di Desa Teluk Tamiang, setelah sebelumnya pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan rutin dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa Teluk Tamiang, Hendra, mengatakan MTQ bukan sekadar ajang lomba, melainkan wadah strategis untuk menjaring qari dan qariah terbaik yang akan mewakili kecamatan di tingkat kabupaten.
“MTQ ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul yang nantinya akan membawa nama Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar pada MTQ tingkat Kabupaten Kotabaru yang akan digelar di Kecamatan Pulau Laut Selatan,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari LPTQ Kecamatan, para Kepala Desa se-Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, tokoh agama, hingga masyarakat. MTQ ke-56 secara resmi dibuka oleh Camat Pulau Laut Tanjung Selayar, Syaufil Akhyar, S.Pd, MM.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir peserta-peserta terbaik yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menjadi duta syiar Al-Qur’an dan mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat Kabupaten Kotabaru mendatang.
