Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Jelang Lebaran, Gas Melon Tembus Rp45 Ribu di Samarinda, LPKSM : Siapa yang Lalai?

    19/03/2026

    Teror Air Keras terhadap Aktivis: Dari Novel Baswedan hingga Andrie Yunus, Alarm Keras bagi Demokrasi

    17/03/2026

    Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Penting dari LPKSM untuk Warga Kalimantan

    17/03/2026

    Isu Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, AFC Akhirnya Buka Suara

    17/03/2026

    Domino Naik Kelas, ORADO Kalsel Sosialisasi Aturan Resmi dan Gelar Mini Turnamen di Banjarmasin

    16/03/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Cap Go Meh 2026 di Pontianak dan Singkawang Meriah, 49 Naga Bersinar dan 727 Tatung Jadi Magnet Wisata

      05/03/2026

      Dari Banjir ke Bangkit: Maranting Menata Ulang Harapan Lewat River Tubing

      28/02/2026

      Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

      27/02/2026

      Kelana Rasa Vol. 3: Grand Qin Banjarbaru Hadirkan Bukber Bertema “Journey to the Middle East”

      20/02/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Tambang Ilegal di Kawasan IKN Rugikan Negara Rp5,7 Triliun, Sistem Pengawasan Dipertanyakan

    Tambang Ilegal di Kawasan IKN Rugikan Negara Rp5,7 Triliun, Sistem Pengawasan Dipertanyakan

    Tim PublikaTim Publika28/07/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, IKN – Di tengah ambisi besar membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai simbol kemajuan Indonesia, sorotan tajam kini mengarah ke praktik tambang batubara ilegal yang terbongkar beroperasi di wilayah strategis proyek tersebut. Tak tanggung-tanggung, negara dirugikan hingga Rp5,7 triliun akibat aktivitas ilegal ini.

    Lokasi tambang ilegal tersebut berada di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kalimantan Timur wilayah yang masuk dalam zona penyangga IKN. Kompas.com melaporkan, tambang tanpa izin ini telah beroperasi sejak 2016, dengan luasan mencapai 160 hektare, menjadikannya salah satu operasi ilegal terbesar yang berhasil terungkap di kawasan pembangunan ibu kota baru.

    Modus Rapi: Tambang Ilegal, Dokumen Legal

    Penyelidikan Bareskrim Polri mengungkap bahwa para pelaku menjalankan skema yang terstruktur. Detik.com menyebutkan, meski penambangan dilakukan tanpa izin resmi, pengangkutan dan penjualan batubara menggunakan dokumen milik perusahaan sah yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP). Ini membuat transaksi terlihat legal secara administratif, meski kenyataannya hasil tambang berasal dari praktik ilegal.

    Distribusi batubara hasil tambang ilegal ini bahkan disebut mencapai pelabuhan-pelabuhan besar seperti Surabaya, menunjukkan skala operasi yang melibatkan jaringan luas dan kemungkinan adanya oknum yang bermain di balik layar.

    Menteri Investasi: Ini Masalah Integritas Sistem

    Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyatakan keprihatinannya atas temuan ini. Ia menegaskan, kasus ini bukan hanya soal pelanggaran administratif, tetapi menyentuh akar persoalan integritas dan tata kelola di sektor pertambangan, terlebih di wilayah yang semestinya menjadi simbol kemajuan dan tata kelola baru Indonesia.

    “Ini bukan hanya soal izin, tapi soal integritas sistem. Jangan sampai IKN yang dibangun dengan semangat kemajuan justru tercoreng oleh pembiaran praktik semacam ini,” tegas Bahlil, seperti dikutip dari Tempo.com.

    DPR Curiga Ada Keterlibatan Oknum Aparat

    Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun angkat suara. Mereka menduga adanya keterlibatan oknum aparat maupun pejabat yang mungkin meminjamkan atau menyalahgunakan dokumen IUP untuk melegalkan hasil tambang ilegal.

    Desakan agar pengusutan dilakukan secara tuntas dan terbuka kini menguat. Publik menuntut agar kasus ini tidak berhenti pada pengungkapan saja, melainkan dilanjutkan hingga penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektualnya.

    Aktivis Lingkungan: Jangan Hanya Jadi Isu Sesaat

    Di sisi lain, aktivis lingkungan dan masyarakat sipil menyuarakan kekhawatiran bahwa kasus ini akan tenggelam seiring waktu tanpa tindak lanjut konkret. Mereka juga menyoroti kerusakan lingkungan di kawasan konservasi yang sulit dipulihkan akibat eksploitasi batubara ilegal.

    “Kasus ini harus jadi alarm bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan di wilayah IKN dan sekitarnya. Jangan sampai proyek kebanggaan bangsa ini ternoda oleh praktik ilegal yang dibiarkan terjadi bertahun-tahun,” ujar seorang aktivis lingkungan dari Kalimantan Timur.

    Evaluasi Total Sistem Pengawasan Pertambangan

    Dengan nilai kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah, termasuk dari hilangnya potensi pajak dan royalti, kasus ini menandai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan pertambangan nasional, terutama di wilayah strategis seperti IKN yang seharusnya menjadi contoh tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Jelang Lebaran, Gas Melon Tembus Rp45 Ribu di Samarinda, LPKSM : Siapa yang Lalai?

    19/03/2026

    Teror Air Keras terhadap Aktivis: Dari Novel Baswedan hingga Andrie Yunus, Alarm Keras bagi Demokrasi

    17/03/2026

    Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Penting dari LPKSM untuk Warga Kalimantan

    17/03/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jelang Lebaran, Gas Melon Tembus Rp45 Ribu di Samarinda, LPKSM : Siapa yang Lalai?

    19/03/2026

    Teror Air Keras terhadap Aktivis: Dari Novel Baswedan hingga Andrie Yunus, Alarm Keras bagi Demokrasi

    17/03/2026

    Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Penting dari LPKSM untuk Warga Kalimantan

    17/03/2026

    Isu Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, AFC Akhirnya Buka Suara

    17/03/2026
    Berita Pilihan
    Kalimantan Timur

    Jelang Lebaran, Gas Melon Tembus Rp45 Ribu di Samarinda, LPKSM : Siapa yang Lalai?

    19/03/2026 Kalimantan Timur

    PUBLIKAINDONESIA.COM, SAMARINDA – Menjelang momen Lebaran yang seharusnya penuh kebahagiaan, warga di Jalan Banggeris, Samarinda…

    Teror Air Keras terhadap Aktivis: Dari Novel Baswedan hingga Andrie Yunus, Alarm Keras bagi Demokrasi

    17/03/2026

    Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Penting dari LPKSM untuk Warga Kalimantan

    17/03/2026

    Isu Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, AFC Akhirnya Buka Suara

    17/03/2026

    Recent Posts

    • Jelang Lebaran, Gas Melon Tembus Rp45 Ribu di Samarinda, LPKSM : Siapa yang Lalai?
    • Teror Air Keras terhadap Aktivis: Dari Novel Baswedan hingga Andrie Yunus, Alarm Keras bagi Demokrasi
    • Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Penting dari LPKSM untuk Warga Kalimantan
    • Isu Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, AFC Akhirnya Buka Suara
    • Domino Naik Kelas, ORADO Kalsel Sosialisasi Aturan Resmi dan Gelar Mini Turnamen di Banjarmasin

    Recent Comments

    1. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    2. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    3. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    5. ThomasAgers mengenai 135 Pelaku Diamankan, Polda Kalsel Tegas Berantas Premanisme Lewat Operasi Sikat Intan 2025
    Maret 2026
    SSRKJSM
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031 
    « Feb    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.