PUBLIKAINDONESIA, MARTAPURA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menegaskan pentingnya percepatan respon Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terhadap berbagai laporan masyarakat. Pesan itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) di Aula Putih Kantor Dinas PRKPLH Kabupaten Banjar, Martapura, Selasa (2/12/2025) pagi.


Yudi Andrea menyebutkan, responsivitas SKPD terhadap laporan masyarakat mengalami penurunan pada tahun ini. Rakor pun digelar untuk mengidentifikasi penyebab turunnya nilai tersebut sekaligus merumuskan langkah konkret agar pengelolaan SP4N-LAPOR kembali optimal.
“Segala kekurangan atau permasalahan yang mengakibatkan turunnya nilai bisa diperbaiki dan diputuskan dalam rakor ini, sehingga penilaian dapat meningkat tahun depan,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar SKPD yang terlambat merespons diberikan sanksi. Menurutnya, kecepatan respon merupakan bagian penting dalam pelayanan publik. Ia mencontohkan laporan kerusakan jalan yang harus segera ditindaklanjuti, tidak hanya dengan perbaikan tetapi juga melalui komunikasi solutif kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith, menyampaikan bahwa sejumlah SKPD telah menunjukkan respon yang baik. Ia menegaskan bahwa batas maksimal waktu respon adalah tiga hingga lima hari dan tidak boleh melebihi ketentuan.
“Laporan dari masyarakat menunjukkan kepedulian mereka kepada pemerintah daerah, sehingga wajib kita tanggapi. Jangan sampai masyarakat menjadi apriori karena laporannya tidak direspons,” tegasnya.
Aidil Basith menerangkan, hingga November 2025 terdapat 155 laporan masuk dengan kategori sedang. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 700 laporan. Mayoritas laporan berasal dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan, terutama terkait infrastruktur, dengan respon yang dinilai baik.
Rakor menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Chairun Ni’mah, serta Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik DKISP Banjar, Noor Syawli Syahri.
