PUBLIKAINDONESIA.COM, TERNATE – Pertandingan antara Malut United melawan PSM Makassar dalam ajang BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha berakhir panas.
Bukan hanya di lapangan, situasi di luar pertandingan juga memicu ketegangan setelah sejumlah wartawan mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seorang pria yang diduga merupakan official tim Malut United.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.05 WIT, tak lama setelah pertandingan selesai.
Wartawan Diminta Hapus Rekaman
Salah satu wartawan Radio Republik Indonesia Ternate, Irwan Djailani alias Bradex, yang saat itu tengah mendokumentasikan perjalanan perangkat pertandingan usai laga, didatangi oleh pria tersebut.
Menurut keterangan di lokasi, pria itu diduga melakukan intimidasi dengan meminta wartawan menghapus rekaman video yang telah diambil.
“Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu,” teriak pria tersebut dengan nada tinggi.
Tak hanya itu, pria tersebut juga disebut meminta petugas steward untuk mengusir sejumlah wartawan dari area tribun stadion, meski para jurnalis telah mengantongi ID Card resmi Super League.
Situasi Stadion Sempat Memanas
Ketegangan di sekitar stadion semakin meningkat setelah pertandingan berakhir. Oknum yang sama bahkan terlihat membuntuti wasit hingga menuju area ruang ganti.
Setibanya di depan ruang ganti, ia dilaporkan beberapa kali menggedor pintu dengan keras sambil melontarkan umpatan serta ancaman kepada tim perangkat pertandingan yang berada di dalam ruangan.
Situasi tersebut membuat para wasit memilih tetap berada di dalam ruang ganti demi menghindari potensi konflik yang lebih besar.
Wasit Tertahan Hingga 1,5 Jam
Akibat situasi yang memanas, tim perangkat pertandingan tidak bisa langsung meninggalkan stadion.
Para wasit akhirnya tertahan di dalam Stadion Gelora Kie Raha selama kurang lebih satu setengah jam setelah pertandingan berakhir.
Mereka baru dapat keluar sekitar pukul 00.20 WIT setelah aparat kepolisian bersama steward memastikan kondisi stadion telah aman dan steril dari potensi intimidasi, baik dari suporter maupun oknum official tim.
Peristiwa ini pun menjadi sorotan di kalangan jurnalis dan pecinta sepak bola, terutama terkait pentingnya menjaga profesionalisme serta menghormati kerja jurnalistik dalam setiap pertandingan olahraga.
#MalutUnited #PSMMakassar #BRISuperLeague #StadionGeloraKieRaha #MalukuUtara #SepakBolaIndonesia #Jurnalis #IntimidasiWartawan #BeritaSepakBola #Ternate
