Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Balangan Makin Maju, Deretan Capaian Dibongkar di Hari Jadi ke-23

    11/04/2026

    Kaltim Memanas? Viral! Seruan Aksi 21 April di DPRD Kaltim, Surat Terbuka ke Presiden Ikut Beredar

    11/04/2026

    Setelah 30 Tahun Ekspedisi Legendaris Bangkit Lagi, Dari Balikpapan ke Pontianak, Jejak Camel Trophy Kalimantan 2026

    11/04/2026

    Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

    11/04/2026

    Perjuangan Tak Biasa, Demi Ujian Online Siswa SMP Ini Harus Naik Bukit 6 Km Cari Sinyal

    11/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

      11/04/2026

      Pengembangan Besar Geopark Meratus, Wisata Loksado Digenjot Lebih Maksimal

      08/04/2026

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

      23/03/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Dari Bali Sampai Jakarta, Tiket ke Banjarmasin Ludes, Warga Kalsel Terjebak di Luar Daerah

      08/04/2026

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Produksi Dipangkas, DMO Naik 30%! Pengusaha Batu Bara Makin Tertekan?

    Produksi Dipangkas, DMO Naik 30%! Pengusaha Batu Bara Makin Tertekan?

    Tim PublikaTim Publika20/02/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Polemik harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri kembali mencuat. Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mendesak pemerintah segera merevisi harga batu bara program Domestic Market Obligation (DMO), menyusul rencana pemangkasan kuota produksi nasional tahun ini.

    Ketua Umum Perhapi, Sudirman Widhy Hartono, menilai harga DMO sudah tidak relevan dengan kondisi biaya produksi saat ini. Sejak ditetapkan pada 2018, harga DMO untuk sektor kelistrikan tetap di angka US$70 per ton, sementara untuk industri pupuk dan semen sebesar US$90 per ton.

    Padahal, harga batu bara di pasar global kini berada di kisaran US$105–US$110 per ton.

    “Kami menyarankan agar harga DMO dievaluasi dan ditinjau ulang, mengingat struktur cost pertambangan saat ini sudah meningkat dibandingkan kondisi 2018,” ujar Sudirman, Rabu (18/2/2026).

    Menurut Perhapi, beban biaya operasional tambang terus merangkak naik dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan stripping ratio di sejumlah lokasi tambang membuat biaya pengupasan lapisan tanah makin mahal.

    Belum lagi dampak kebijakan mandatori biodiesel B40 yang ikut mendongkrak harga bahan bakar, serta tambahan iuran dan pungutan baru yang dibebankan ke perusahaan tambang.

    Dengan kondisi tersebut, selisih harga antara DMO dan harga pasar global dinilai terlalu lebar dan berpotensi menekan margin pelaku usaha.

    Di sisi lain, pemerintah berencana memangkas target produksi batu bara 2026 menjadi sekitar 600 juta ton, turun dari realisasi tahun lalu yang mencapai 790 juta ton.

    Dalam skema baru, porsi DMO dipatok minimal 30%. Artinya, jika kebutuhan domestik diperkirakan sekitar 200 juta ton, maka angka itu setara dengan 30% dari total produksi nasional yang dipangkas.

    Perhapi menilai kenaikan persentase DMO tersebut merupakan konsekuensi dari pemotongan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

    Namun, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan belum ada rencana menaikkan harga DMO.

    Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara ESDM, Tri Winarno, menegaskan bahwa harga tetap US$70 per ton untuk PLN dan US$90 per ton bagi industri pupuk serta semen.

    “Belum ada revisi harga,” kata Tri di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

    Sebagai langkah pengamanan pasokan, ESDM meminta perusahaan pemegang PKP2B generasi I dan BUMN menyetor 75 juta ton batu bara DMO pada semester I-2026.

    Langkah ini untuk memastikan pasokan batu bara bagi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) tetap aman di tengah proses penerbitan RKAB perusahaan lainnya.

    Perusahaan pemegang PKP2B generasi I seperti PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Adaro Andalan Indonesia, hingga PT Berau Coal diminta menarik minimal 30% pasokan DMO lebih awal.

    “Untuk PKP2B generasi I dan IUP BUMN, itu kita berikan 100%. Maka dia kita minta di awal, minimal 30% tarik ke depan untuk PLN,” jelas Tri.

    Setelah RKAB perusahaan lain terbit, suplai DMO selanjutnya akan disesuaikan secara bertahap.

    Di satu sisi, harga DMO murah menjaga tarif listrik tetap stabil dan menopang industri pupuk serta semen. Namun di sisi lain, pelaku usaha tambang merasa margin mereka tergerus akibat biaya produksi yang meningkat.

    Kini, tarik-menarik kepentingan antara stabilitas energi nasional dan keberlanjutan industri batu bara menjadi sorotan. Apakah pemerintah akan tetap mempertahankan harga lama, atau membuka ruang evaluasi?

    Yang jelas, dengan kuota produksi dipangkas dan kewajiban DMO meningkat, tahun ini menjadi ujian berat bagi industri batu bara nasional.

     

    #DMOBatubara #HargaBatubara #Perhapi #ESDM #PLN #IndustriTambang #BatuBaraIndonesia #RKAB2026 #EnergiNasional #PKP2B #BeritaEkonomi #TambangIndonesia

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Balangan Makin Maju, Deretan Capaian Dibongkar di Hari Jadi ke-23

    11/04/2026

    Kaltim Memanas? Viral! Seruan Aksi 21 April di DPRD Kaltim, Surat Terbuka ke Presiden Ikut Beredar

    11/04/2026

    Setelah 30 Tahun Ekspedisi Legendaris Bangkit Lagi, Dari Balikpapan ke Pontianak, Jejak Camel Trophy Kalimantan 2026

    11/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Balangan Makin Maju, Deretan Capaian Dibongkar di Hari Jadi ke-23

    11/04/2026

    Kaltim Memanas? Viral! Seruan Aksi 21 April di DPRD Kaltim, Surat Terbuka ke Presiden Ikut Beredar

    11/04/2026

    Setelah 30 Tahun Ekspedisi Legendaris Bangkit Lagi, Dari Balikpapan ke Pontianak, Jejak Camel Trophy Kalimantan 2026

    11/04/2026

    Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

    11/04/2026
    Berita Pilihan
    Balangan

    Balangan Makin Maju, Deretan Capaian Dibongkar di Hari Jadi ke-23

    11/04/2026 Balangan

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BALANGAN – Semangat pembangunan dan optimisme masa depan terasa kental dalam peringatan Hari Jadi…

    Kaltim Memanas? Viral! Seruan Aksi 21 April di DPRD Kaltim, Surat Terbuka ke Presiden Ikut Beredar

    11/04/2026

    Setelah 30 Tahun Ekspedisi Legendaris Bangkit Lagi, Dari Balikpapan ke Pontianak, Jejak Camel Trophy Kalimantan 2026

    11/04/2026

    Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

    11/04/2026

    Recent Posts

    • Balangan Makin Maju, Deretan Capaian Dibongkar di Hari Jadi ke-23
    • Kaltim Memanas? Viral! Seruan Aksi 21 April di DPRD Kaltim, Surat Terbuka ke Presiden Ikut Beredar
    • Setelah 30 Tahun Ekspedisi Legendaris Bangkit Lagi, Dari Balikpapan ke Pontianak, Jejak Camel Trophy Kalimantan 2026
    • Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist
    • Perjuangan Tak Biasa, Demi Ujian Online Siswa SMP Ini Harus Naik Bukit 6 Km Cari Sinyal

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.