Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Situasi Politik Memanas: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di AS!

    12/03/2026

    Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Harga Sembako di Pasar Kesatrian

    12/03/2026

    Polres Banjarbaru Siagakan 110 Personel Jelang Mudik Lebaran

    12/03/2026

    Momen Langka, Bupati Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Batulicin

    12/03/2026

    Bupati Banjar Buka Puasa Bersama Wartawan, Dorong Media Aktif Beri Kritik dan Masukan

    12/03/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Cap Go Meh 2026 di Pontianak dan Singkawang Meriah, 49 Naga Bersinar dan 727 Tatung Jadi Magnet Wisata

      05/03/2026

      Dari Banjir ke Bangkit: Maranting Menata Ulang Harapan Lewat River Tubing

      28/02/2026

      Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

      27/02/2026

      Kelana Rasa Vol. 3: Grand Qin Banjarbaru Hadirkan Bukber Bertema “Journey to the Middle East”

      20/02/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Panen Sawit di Lahan Sendiri, Warga Katingan Malah Ditangkap! Kok Bisa?

    Panen Sawit di Lahan Sendiri, Warga Katingan Malah Ditangkap! Kok Bisa?

    Tim PublikaTim Publika28/11/2025
    istri Edi Supianto saat menunjukkan foto dokumen kepemilikan lahan yang dimiliki suaminya / PUBLIKAINDONESIA.COM

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KATINGAN – Seorang warga Kabupaten Katingan, Edi Supianto, kini harus merasakan dinginnya sel tahanan Polres Katingan setelah dituduh mencuri tandan buah segar (TBS) sawit. Padahal, Edi bersikukuh bahwa tanaman sawit yang ia panen itu tumbuh di lahan miliknya sendiri, yang kini dikuasai oleh sebuah perusahaan kelapa sawit, PT Persada Sejahtera Agro Makmur (PSAM).

    Kasus ini menambah panjang daftar dugaan ketidakadilan yang dialami warga ketika berhadapan dengan perusahaan besar. Edi dilaporkan perusahaan karena memanen buah sawit yang ditanam PSAM di atas lahan yang ia klaim sebagai miliknya, dan hingga kini lahan tersebut disebutkan belum pernah diganti rugi oleh perusahaan.

    Kisah penangkapan itu disampaikan langsung oleh Netiherawatie, istri Edi. Dengan suara bergetar, ia menceritakan bagaimana suaminya ditangkap Polsek Katingan Tengah setelah dilaporkan oleh pihak perusahaan.

    “Kami hanya masyarakat kecil yang mempertahankan hak kami. Suami saya pikir, kalau sawit itu tumbuh di lahan kami, ya wajar kalau dia memanen. Tapi malah dianggap mencuri,” ucap Neti sambil menahan tangis.

    Neti mengatakan, suaminya kini sudah 25 hari mendekam di tahanan. Padahal, sebelum memanen, Edi mengaku sudah bersurat dan memberi tahu perangkat desa mulai dari RT hingga Camat. Ia juga sudah berulang kali mengirim surat kepada PT PSAM untuk meminta kejelasan terkait tanam tumbuh di atas lahannya tetapi tak pernah mendapat respons.

    “Karena kepolosannya, dia pikir kalau perusahaan bisa menanam sawit di lahan miliknya, kenapa dia tidak boleh mengambilnya. Tapi dia tetap lapor dulu sebelum memanen,” tutur Neti.

    Kini, Neti mengaku tak berdaya. Dengan kondisi anak masih kecil, ia berharap Bupati Katingan, Kapolres Katingan, dan pihak terkait lainnya dapat menggunakan hati nurani dalam melihat kasus ini.

    “Buah sawit yang katanya dicuri itu cuma untuk bertahan hidup. Tidak sebanding dengan tuduhan dan penderitaan kami. Semoga keadilan berpihak,” katanya.

    Neti menjelaskan, lahan yang ditanami sawit itu berada dalam satu hamparan dengan tiga Surat Pernyataan Tanah (SPT) yang sudah diselesaikan PT PSAM pada 2014. Namun lima SPT lainnya, termasuk miliknya, dikembalikan perusahaan dengan alasan berada di luar Hak Guna Usaha (HGU). Meski begitu, lahan itu kini sudah ditanami sawit oleh perusahaan.

    “Kami tidak pernah memindah tangankan lahan kami kepada siapa pun,” tegasnya.

    Edi Supianto ditangkap atas dugaan pencurian TBS sawit milik PSAM di Desa Batu Badinding, Kecamatan Katingan Tengah, Katingan. Pada 28 Oktober 2025, ia diperiksa penyidik Polres Katingan dan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 sampai 9 tahun penjara.

    Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut konflik agraria yang kerap berulang: warga yang mempertahankan tanahnya sendiri justru terancam pidana.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Situasi Politik Memanas: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di AS!

    12/03/2026

    Momen Langka, Bupati Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Batulicin

    12/03/2026

    Bupati Banjar Buka Puasa Bersama Wartawan, Dorong Media Aktif Beri Kritik dan Masukan

    12/03/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Situasi Politik Memanas: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di AS!

    12/03/2026

    Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Harga Sembako di Pasar Kesatrian

    12/03/2026

    Polres Banjarbaru Siagakan 110 Personel Jelang Mudik Lebaran

    12/03/2026

    Momen Langka, Bupati Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Batulicin

    12/03/2026
    Berita Pilihan
    Nusantara

    Situasi Politik Memanas: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di AS!

    12/03/2026 Nusantara

    PUBLIKAINDONESIA.COM – Dunia sepak bola internasional dikejutkan dengan keputusan mengejutkan dari tim nasional Iran yang…

    Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Harga Sembako di Pasar Kesatrian

    12/03/2026

    Polres Banjarbaru Siagakan 110 Personel Jelang Mudik Lebaran

    12/03/2026

    Momen Langka, Bupati Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Batulicin

    12/03/2026

    Recent Posts

    • Situasi Politik Memanas: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di AS!
    • Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Harga Sembako di Pasar Kesatrian
    • Polres Banjarbaru Siagakan 110 Personel Jelang Mudik Lebaran
    • Momen Langka, Bupati Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Batulicin
    • Bupati Banjar Buka Puasa Bersama Wartawan, Dorong Media Aktif Beri Kritik dan Masukan

    Recent Comments

    1. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    2. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    3. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    5. ThomasAgers mengenai 135 Pelaku Diamankan, Polda Kalsel Tegas Berantas Premanisme Lewat Operasi Sikat Intan 2025
    Maret 2026
    SSRKJSM
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031 
    « Feb    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.