PUBLIKAINDONESIA.COM, BLORA – Citra organisasi kemasyarakatan kembali menjadi sorotan setelah ulah seorang oknum pimpinan ormas di Kabupaten Blora menuai kecaman publik.


Pria berinisial Snto alias Dawer, yang disebut-sebut menjabat sebagai Ketua PAC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) Kecamatan Randublatung, diduga melakukan aksi arogan di sebuah kafe di wilayah Sambong, Sabtu (4/4/2026).
Insiden ini bermula saat Dawer datang menggunakan kendaraan operasional berlogo organisasi. Alih-alih bersikap santun, ia justru diduga meminta fasilitas “free room” atau layanan gratis untuk bernyanyi di kafe tersebut.
Namun, permintaan itu ditolak oleh pihak pengelola. Penolakan tersebut diduga memicu emosi yang bersangkutan hingga situasi berubah tegang.
Sejumlah saksi mata menyebut, Dawer mulai melontarkan kata-kata kasar dan melakukan intimidasi verbal yang membuat suasana di lokasi memanas.
Tak hanya itu, aksi tersebut semakin menjadi sorotan karena oknum tersebut diduga membawa-bawa nama Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menekan pihak kafe.
Salah satu saksi mengaku mendengar teriakan bernada tinggi dari pelaku.
> “Ini aku yang jaga Prabowo, bukan kamu jaga esek-esek!”
Ucapan tersebut sontak memicu reaksi keras dari warga sekitar yang menilai tindakan tersebut tidak pantas dan mencoreng nama baik organisasi maupun tokoh yang disebut.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian publik, terutama terkait maraknya tindakan oknum yang diduga menyalahgunakan atribut organisasi untuk kepentingan pribadi.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kejadian ini secara tegas agar tidak terulang di kemudian hari, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan di ruang publik.
#Blora #Ormas #GRIBJaya #ViralHariIni #PrabowoSubianto #BeritaViral #OknumOrmas #IndonesiaNews #KafeBlora #BreakingNews

