PUBLIKAINDONESIA.COM, BATULICIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Di tengah tantangan ekonomi, daerah ini justru berhasil mencatatkan Realisasi Pendapatan APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai 112,39 persen melampaui target yang ditetapkan.


Capaian tersebut terungkap melalui unggahan resmi akun Instagram Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif (@bangarul.official) pada Senin (5/12/2025). Dalam unggahan itu disebutkan, Tanah Bumbu sukses menempati peringkat ke-4 nasional dan peringkat ke-3 se-Kalimantan Selatan untuk kategori realisasi pendapatan APBD kabupaten.
Angka ini bukan sekadar statistik. Realisasi di atas 100 persen menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah Tanah Bumbu berjalan efektif, terukur, dan konsisten dalam mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan.
Pemerintah daerah menegaskan, tingginya realisasi pendapatan APBD merupakan modal strategis untuk mempercepat laju pembangunan lintas sektor. Setiap rupiah yang dikelola diarahkan secara bertanggung jawab, dengan fokus pada penguatan layanan publik, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Capaian ini juga dipandang sebagai hasil dari kepemimpinan yang visioner, kerja keras aparatur pemerintah, serta sinergi solid antara birokrasi dan masyarakat Tanah Bumbu.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menekankan bahwa capaian fiskal tersebut mencerminkan kemampuan daerah dalam memaksimalkan potensi ekonomi lokal secara produktif.
> “Dengan realisasi pendapatan yang tinggi, tentunya dapat mempercepat pembangunan, memperluas pelayanan publik, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu,” tulis Andi Rudi Latif dalam unggahannya.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Tanah Bumbu sebagai salah satu daerah dengan kinerja pengelolaan pendapatan APBD yang kompetitif di Indonesia. Peringkat nasional dan provinsi yang diraih menjadi indikator bahwa Tanah Bumbu mampu bersaing secara sehat dalam kualitas tata kelola fiskal.
Dengan realisasi pendapatan APBD yang menembus 112,39 persen, Tanah Bumbu menegaskan diri sebagai daerah yang cerdas mengelola fiskal, fokus pada pembangunan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
