PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Maraknya kasus penipuan digital atau scam di Indonesia kembali menjadi sorotan serius. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama DPR RI menggelar rapat kerja di Jakarta, Kamis (22/1/2026), untuk membedah fenomena penipuan yang kini menyasar semua lapisan masyarakat, dari yang minim literasi digital hingga kalangan elite yang melek teknologi.


Rapat yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube DPR RI atau TVR Parlemen itu mengungkap fakta mengejutkan. Sejumlah anggota DPR mengaku pernah menjadi korban penipuan, bahkan nama dan jabatan mereka kerap dicatut pelaku untuk meyakinkan target.
Tak hanya masyarakat kecil, praktik scam disebut sudah merambah kalangan menengah ke atas. Modusnya pun kian canggih, memanfaatkan teknologi digital, media sosial, hingga kecerdasan buatan untuk menipu korban dalam jumlah besar.
Dalam forum tersebut, DPR juga menyinggung fenomena Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Kamboja dan diduga terlibat dalam jaringan penipuan internasional serta perdagangan manusia. Selama ini, sebagian dari mereka kerap disebut sebagai korban.
Namun, Ketua OJK menegaskan pandangan berbeda. Ia menolak jika seluruh WNI yang berada di Kamboja atau bahkan China secara otomatis disebut sebagai korban atau pahlawan.
“Tidak semuanya bisa kita anggap korban. Faktanya, ada yang terlibat aktif sebagai pelaku scam,” tegas Ketua OJK dalam rapat tersebut.
Menurutnya, pelabelan sepihak justru berpotensi melemahkan upaya penegakan hukum. OJK menilai perlu ada pemisahan yang jelas antara korban perdagangan manusia dengan pihak yang secara sadar terlibat dalam praktik penipuan digital.
OJK dan DPR sepakat, pemberantasan scam tidak bisa hanya mengandalkan penindakan hukum. Peningkatan literasi keuangan dan digital masyarakat menjadi kunci utama agar publik lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang terus berkembang.
Ke depan, sinergi lintas lembaga akan diperkuat untuk menekan laju kejahatan digital yang dinilai semakin meresahkan dan mengancam kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.
#OJK #DPRRI #ScamDigital #PenipuanOnline #KejahatanSiber #LiterasiKeuangan #ModusPenipuan #WNIKamboja #BeritaNasional #KeuanganDigital
