PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Tahapan awal penentuan tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Selatan Tahun 2029 resmi dimulai. Tim Verifikasi Calon Tuan Rumah kini tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap daerah yang mengajukan diri.


Dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi satu-satunya daerah yang secara resmi mengajukan permohonan sebagai calon tuan rumah.
Ketua Tim Verifikasi Calon Tuan Rumah Porprov XIII, Shadiqin, mengatakan berkas permohonan tersebut baru diterima tim verifikasi dari KONI Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (4/2/2026).
Berkasnya baru hari ini kami terima dari KONI Provinsi dan langsung diserahkan ke tim verifikasi. Karena hanya satu daerah yang mengajukan, maka tahapan selanjutnya adalah verifikasi faktual ke lapangan, ujar Shadiqin didampingi Sekretaris Tim Verifikasi, Ma’ruful Kahri.
Shadiqin menjelaskan, verifikasi lapangan akan dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap pertama pada 27 Maret 2026 (pasca Lebaran), tahap kedua 24 April 2026, dan tahap ketiga 22 Mei 2026.
Verifikasi ini untuk mencocokkan antara dokumen permohonan dengan kondisi nyata di lapangan. Apa yang tertulis di atas kertas, itu yang akan kami cek langsung, jelasnya.
Menurut Shadiqin, standar utama yang dipegang tim verifikasi adalah penyelenggaraan Porprov XIII harus lebih baik dari Porprov sebelumnya yang digelar di Kabupaten Tanah Laut.
Target kami jelas, pelaksanaan Porprov XIII harus lebih baik dari Porprov di Tala. Itu jadi patokan utama tim verifikasi, tegasnya.
Ia menambahkan, masa kerja tim verifikasi berlangsung hingga Mei 2026. Seluruh hasil verifikasi nantinya akan diserahkan kembali kepada KONI Provinsi Kalimantan Selatan untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme organisasi.
Setelah semua tahapan selesai, hasilnya kami kembalikan ke KONI Provinsi. Selanjutnya akan diputuskan melalui rapat kerja atau Musprov, ujarnya.
Meski menjadi satu-satunya pendaftar, Shadiqin menegaskan peluang tidak lolos verifikasi tetap terbuka apabila hasil faktual tidak sesuai dengan dokumen yang diajukan.
Kalau di lapangan tidak sesuai dengan proposal, tentu bisa saja tidak lolos, katanya.
Dalam permohonan sementara, HSU mengusulkan 58 cabang olahraga dengan 77 disiplin, jumlah yang lebih banyak dibanding Porprov sebelumnya. Namun, jumlah tersebut masih fleksibel dan dapat disesuaikan.
“Mereka masih punya ruang untuk mengurangi jumlah cabor atau bekerja sama dengan daerah lain untuk pelaksanaan cabang tertentu,” jelasnya.
Shadiqin juga menegaskan bahwa pendaftaran calon tuan rumah telah ditutup pada 31 Januari 2026, sehingga tidak ada lagi daerah yang bisa mengajukan permohonan. Meski begitu, kerja sama antar daerah tetap dimungkinkan tanpa mengubah status tuan rumah utama.
“Kalau HSU bekerja sama dengan daerah lain, tuan rumah tetap HSU. Kerja sama itu hanya untuk pelaksanaan cabang tertentu,” pungkasnya.
#PorprovXIII #PorprovKalsel #HSU #HuluSungaiUtara #KONIKalsel #OlahragaKalsel #Porprov2029 #TuanRumahPorprov #BeritaOlahraga #OlahragaDaerah #KalimantanSelatan
