PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru kembali mencuri perhatian nasional. Ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan ini dipercaya sebagai salah satu daerah terpilih dalam peluncuran program nasional “Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman: Gerakan Rukun dengan Teman”, yang digelar di SMP Negeri 2 Banjarbaru, Senin (12/1/2026).


Peluncuran program strategis ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, bersama jajaran terkait.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk Banjarbaru, khususnya SMP Negeri 2 Banjarbaru, sebagai lokasi peluncuran program nasional tersebut.
“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Pemerintah Kota Banjarbaru. Salah satu sekolah kami dipercaya menjadi tempat peluncuran program penting yang bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati,” ujar Lisa.
Ia menuturkan, SMP Negeri 2 Banjarbaru memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan. Sejak berdiri pada 29 September 1978, sekolah ini telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Sekolah Adiwiyata Mandiri sejak 2018, Sekolah Siaga Kependudukan sejak 2017, serta Juara III Lomba Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna Tingkat Nasional Tahun 2024, mengungguli lebih dari 600 sekolah se-Indonesia.
Peluncuran program ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Kintung secara bersama-sama oleh Wali Kota Banjarbaru dan para menteri yang hadir. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya gerakan budaya sekolah yang aman dan nyaman di Indonesia.
Program “Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman: Gerakan Rukun dengan Teman” diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan (bullying), dan diskriminasi, sekaligus menanamkan nilai toleransi, saling menghargai, dan hidup rukun di kalangan pelajar.
Melalui implementasi program ini, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya satuan pendidikan ramah anak, sekaligus membentuk generasi muda berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing di masa depan.
