PUBLIKAINDONESIA.COM, BALANGAN – Bulan suci Ramadan selalu identik dengan geliat ekonomi yang meningkat. Di Kabupaten Balangan, momentum itu terasa kental lewat pelaksanaan Pasar Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 yang melibatkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan memberikan dukungan nyata dengan menyediakan tenda gratis bagi para pedagang.
Kepala Disperindag Balangan, Hj Herlina, menjelaskan bahwa para pelaku UMKM sebelumnya melakukan pendaftaran kepada panitia. Setelah terdata, pemerintah langsung memfasilitasi sarana berjualan agar aktivitas perdagangan berjalan lebih nyaman dan tertata.
“Para pelaku UMKM sebelumnya mendaftar terlebih dahulu ke panitia. Setelah terdata, kami siapkan tenda secara gratis agar mereka bisa berjualan dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Sebanyak 115 pelaku UMKM ambil bagian dalam Pasar Ramadan tahun ini. Mereka menawarkan beragam menu khas berbuka puasa, mulai dari aneka sayur, lauk-pauk, olahan ikan, hingga kue tradisional, camilan kekinian, dan minuman segar pelepas dahaga.
Keragaman produk tersebut membuat Pasar Ramadan bukan hanya tempat berburu takjil, tetapi juga ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
“Alhamdulillah ada 115 pelaku UMKM yang ikut serta, dengan berbagai ragam masakan dan jajanan untuk masyarakat,” tambah Herlina.
Untuk menambah daya tarik, Pasar Ramadan Balangan juga diramaikan dengan hiburan dan kegiatan pendukung lainnya. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus mendongkrak omzet para pedagang.
“Kami ingin suasana pasar lebih meriah, sehingga pembeli semakin banyak dan dagangan UMKM kita bisa lebih laris,” katanya.
Langkah tersebut dinilai strategis, mengingat Ramadan menjadi salah satu periode dengan perputaran uang yang cukup tinggi di daerah.
Meski telah menyediakan tenda gratis, Disperindag Balangan mengakui masih ada fasilitas yang perlu ditingkatkan. Tahun ini, pemerintah baru mampu memfasilitasi tenda, sementara meja untuk pedagang belum dapat disediakan.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih ditingkatkan lagi. Tahun ini kami baru bisa menyediakan tenda, sementara meja belum dapat kami fasilitasi,” ungkapnya.
Dengan keterlibatan ratusan UMKM, Pasar Ramadan Balangan diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas jual beli musiman, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Ramadan pun bukan hanya soal ibadah, tetapi juga tentang berbagi peluang, menguatkan usaha kecil, dan menjaga roda ekonomi tetap berputar di tingkat daerah.
#PasarRamadanBalangan #UMKMBalangan #Ramadan1447H #EkonomiLokal #DisperindagBalangan #BeritaBalangan #UMKMNaikKelas #TakjilRamadan #KabarBanua

