Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Perkuat Konektivitas Wisata, Bupati Kotabaru Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiang

    05/03/2026

    Diperiksa KPK, Bupati Pekalongan Akui Tak Paham Tata Kelola Pemerintahan : “Saya Musisi Dangdut, Bukan Birokrat”

    05/03/2026

    Tak Bergantung pada Rusia, Iran Pilih Kembangkan Sistem Pertahanan Sendiri

    05/03/2026

    Kabar Baik untuk Pemudik! 5 Kapal Penyeberangan Bengkalis Siap Operasi Saat Lebaran

    05/03/2026

    Wabup HSU Turun Langsung ke Desa, Safari Ramadan Jadi Ajang Serap Aspirasi Masyarakat

    05/03/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Cap Go Meh 2026 di Pontianak dan Singkawang Meriah, 49 Naga Bersinar dan 727 Tatung Jadi Magnet Wisata

      05/03/2026

      Dari Banjir ke Bangkit: Maranting Menata Ulang Harapan Lewat River Tubing

      28/02/2026

      Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

      27/02/2026

      Kelana Rasa Vol. 3: Grand Qin Banjarbaru Hadirkan Bukber Bertema “Journey to the Middle East”

      20/02/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Diperiksa KPK, Bupati Pekalongan Akui Tak Paham Tata Kelola Pemerintahan : “Saya Musisi Dangdut, Bukan Birokrat”

    Diperiksa KPK, Bupati Pekalongan Akui Tak Paham Tata Kelola Pemerintahan : “Saya Musisi Dangdut, Bukan Birokrat”

    Tim PublikaTim Publika05/03/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Fakta menarik terungkap dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Dalam proses pemeriksaan tersebut, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengaku bahwa dirinya sebenarnya memiliki latar belakang sebagai musisi dangdut, bukan seorang birokrat.

    Pengakuan itu disampaikan langsung oleh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

    Menurut Asep, dalam pemeriksaan tersebut Fadia menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki latar belakang di bidang birokrasi maupun pemahaman mendalam terkait hukum serta tata kelola pemerintahan daerah.

    “Dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan, FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musisi dangdut, bukan seorang birokrat serta tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Asep.

    Urusan Birokrasi Diserahkan ke Sekda

    Dalam keterangannya, Fadia juga mengungkapkan bahwa berbagai urusan teknis pemerintahan di lingkungan Pemkab Pekalongan lebih banyak diserahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda).

    Ia menyebut dirinya lebih banyak menjalankan fungsi seremonial sebagai kepala daerah.

    “FAR mengaku urusan teknis birokrasi diserahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda), sementara dirinya lebih banyak menjalankan fungsi seremonial di lingkungan Kabupaten Pekalongan,” jelas Asep.

    Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan dalam proses pemeriksaan yang sedang berjalan.

    Dinilai Bertentangan dengan Prinsip Hukum

    KPK menilai pengakuan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan tanggung jawab sebagai penyelenggara negara.

    Asep menegaskan bahwa hal tersebut bertentangan dengan asas presumptio iures de iure, atau yang dikenal sebagai teori fiksi hukum, yakni setiap orang dianggap mengetahui hukum yang berlaku.

    Terlebih lagi, Fadia bukanlah pejabat baru di pemerintahan. Ia diketahui telah memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan pemerintahan daerah.

    Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan pada periode 2011–2016 sebelum kemudian terpilih menjadi Bupati selama dua periode.

    Dengan pengalaman tersebut, KPK menilai seorang kepala daerah tetap memiliki tanggung jawab penuh terhadap tata kelola pemerintahan di wilayahnya.

    Proses pemeriksaan oleh KPK sendiri masih terus berjalan guna mendalami berbagai keterangan yang telah disampaikan dalam penyelidikan kasus tersebut.

     

    #KPK #FadiaArafiq #BupatiPekalongan #KorupsiDaerah #BeritaNasional #GedungMerahPutihKPK #PemerintahanDaerah #KasusKorupsi #BeritaPolitikIndonesia #BreakingNewsIndonesia

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Perkuat Konektivitas Wisata, Bupati Kotabaru Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiang

    05/03/2026

    Tak Bergantung pada Rusia, Iran Pilih Kembangkan Sistem Pertahanan Sendiri

    05/03/2026

    Kabar Baik untuk Pemudik! 5 Kapal Penyeberangan Bengkalis Siap Operasi Saat Lebaran

    05/03/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Perkuat Konektivitas Wisata, Bupati Kotabaru Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiang

    05/03/2026

    Diperiksa KPK, Bupati Pekalongan Akui Tak Paham Tata Kelola Pemerintahan : “Saya Musisi Dangdut, Bukan Birokrat”

    05/03/2026

    Tak Bergantung pada Rusia, Iran Pilih Kembangkan Sistem Pertahanan Sendiri

    05/03/2026

    Kabar Baik untuk Pemudik! 5 Kapal Penyeberangan Bengkalis Siap Operasi Saat Lebaran

    05/03/2026
    Berita Pilihan
    Kotabaru

    Perkuat Konektivitas Wisata, Bupati Kotabaru Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiang

    05/03/2026 Kotabaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, meresmikan jalan di Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Pulau…

    Diperiksa KPK, Bupati Pekalongan Akui Tak Paham Tata Kelola Pemerintahan : “Saya Musisi Dangdut, Bukan Birokrat”

    05/03/2026

    Tak Bergantung pada Rusia, Iran Pilih Kembangkan Sistem Pertahanan Sendiri

    05/03/2026

    Kabar Baik untuk Pemudik! 5 Kapal Penyeberangan Bengkalis Siap Operasi Saat Lebaran

    05/03/2026

    Recent Posts

    • Perkuat Konektivitas Wisata, Bupati Kotabaru Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiang
    • Diperiksa KPK, Bupati Pekalongan Akui Tak Paham Tata Kelola Pemerintahan : “Saya Musisi Dangdut, Bukan Birokrat”
    • Tak Bergantung pada Rusia, Iran Pilih Kembangkan Sistem Pertahanan Sendiri
    • Kabar Baik untuk Pemudik! 5 Kapal Penyeberangan Bengkalis Siap Operasi Saat Lebaran
    • Wabup HSU Turun Langsung ke Desa, Safari Ramadan Jadi Ajang Serap Aspirasi Masyarakat

    Recent Comments

    1. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    2. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    3. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    5. ThomasAgers mengenai 135 Pelaku Diamankan, Polda Kalsel Tegas Berantas Premanisme Lewat Operasi Sikat Intan 2025
    Maret 2026
    SSRKJSM
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031 
    « Feb    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.