PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Pemulihan pascabencana tidak hanya soal memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga memulihkan kondisi mental masyarakat yang terdampak. Menyadari hal tersebut, Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Pelayanan Dukungan Psikososial Pasca Bencana di Kelurahan Pesayangan, Kecamatan Martapura, Kamis (5/3/2026) pagi.


Kegiatan ini difokuskan untuk memberikan pendampingan emosional serta penguatan mental bagi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan ibu-ibu yang kerap mengalami tekanan psikologis setelah menghadapi musibah.
Puluhan warga tampak mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka diajak berbagi pengalaman, saling menguatkan, serta mendapatkan pendampingan dari para petugas sosial dan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang psikologi.
Lurah Pesayangan, Rahman Epindi, menyampaikan apresiasi atas ketegaran masyarakat yang mampu bertahan menghadapi situasi sulit setelah bencana.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan benar-benar berjalan dengan baik.
“Kami mengapresiasi ketegaran warga yang mampu melalui masa-masa sulit ini. Pemerintah akan terus mengawal proses pemulihan hingga masyarakat benar-benar kembali stabil,” ujarnya.
Program dukungan psikososial ini dirancang sebagai ruang aman bagi masyarakat untuk mengekspresikan perasaan, berbagi cerita, serta melepaskan kecemasan yang mungkin masih tersisa setelah bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar juga menghadirkan narasumber yang ahli di bidang psikologi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi psikologis pascabencana.
Narasumber menjelaskan bahwa berbagai reaksi seperti rasa cemas, sulit tidur, hingga ketakutan berlebihan merupakan respons yang wajar setelah seseorang mengalami peristiwa traumatis.
Namun demikian, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan.
“Reaksi cemas atau takut setelah bencana adalah hal yang manusiawi. Namun kita tidak boleh membiarkan perasaan itu menetap terlalu lama. Melalui dukungan psikososial ini, kita belajar untuk saling menguatkan,” jelasnya di hadapan para peserta.
Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun lingkungan sosial yang saling mendukung agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
Menurutnya, trauma akan lebih mudah pulih jika masyarakat memiliki support system yang kuat, mulai dari keluarga, tetangga, hingga komunitas sekitar.
“Kita perlu lebih terbuka, saling berbagi cerita, dan kembali membangun kemandirian sosial. Trauma bisa sembuh jika lingkungan kita saling mendukung,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Pesayangan dapat kembali bangkit, menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri, serta memperkuat solidaritas sosial setelah menghadapi masa sulit akibat bencana.
#Hashtag SEO #DinsosBanjar #PesayanganMartapura #DukunganPsikososial #TraumaHealing #BanjarHariIni #PemulihanPascaBencana #InfoPublik #BeritaBanjar #KesehatanMental #Martapura #BanjarBangkit

