PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Kabar mengejutkan datang dari Karibia. Pelatih kawakan asal Belanda, Dick Advocaat, resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih Timnas Curacao.


Informasi tersebut dikutip dari media Belanda, Voetbal Primeur, yang melaporkan bahwa keputusan itu diambil meski kontrak sang pelatih sejatinya masih berlaku hingga 2027.
Keputusan ini sontak membuat publik sepak bola Curacao terkejut. Pasalnya, momen pengunduran diri datang di saat krusial hanya empat bulan sebelum Piala Dunia digelar.
Advocaat yang kini berusia 78 tahun dikenal sebagai pelatih sarat pengalaman. Ia pernah menangani berbagai klub dan tim nasional Eropa sepanjang kariernya.
Namun kali ini, “The Little General” memilih menepi lebih awal dari proyek bersama Curacao. Belum ada penjelasan rinci terkait alasan pengunduran dirinya, namun keputusan ini langsung memicu spekulasi di kalangan pengamat.
Dengan sisa waktu empat bulan menuju Piala Dunia, federasi sepak bola Curacao kini berada dalam situasi darurat.
Mereka harus:
* Menunjuk pelatih baru
* Menyusun ulang strategi
* Menjaga stabilitas ruang ganti
* Memastikan persiapan tetap berjalan optimal
Pergantian pelatih jelang turnamen besar tentu bukan skenario ideal. Adaptasi taktik dan chemistry tim menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam waktu singkat.
Kepergian Advocaat meninggalkan tanda tanya besar: siapa sosok yang akan dipercaya memimpin Curacao di panggung dunia?
Yang jelas, keputusan ini menjadi babak baru bagi sepak bola Curacao. Di tengah persiapan menuju turnamen paling bergengsi di dunia, mereka harus bergerak cepat agar mimpi tampil kompetitif tak berubah menjadi tekanan besar.
Publik kini menanti langkah resmi federasi dalam menentukan nahkoda baru.
#TimnasCuracao #DickAdvocaat #PialaDunia #SepakbolaDunia #BeritaBola #BreakingNews #Trending #Viral #FYP #C17
