PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Perjalanan jauh dan melelahkan tak menyurutkan semangat anak-anak SSB Spartan Jeneponto, Sulawesi Selatan. Demi tampil di ajang SJSC Seri Nasional, mereka rela menempuh jalur laut selama tiga hari tiga malam menggunakan kapal PELNI menuju Jakarta.


Tak heran jika Sulawesi Selatan dikenal sebagai salah satu lumbung pemain sepak bola nasional. Mental baja dan semangat juang sudah ditempa sejak usia dini, seperti yang ditunjukkan anak-anak asal Jeneponto, daerah yang berjarak sekitar 2,5–3 jam perjalanan darat dari Kota Makassar dan terletak di bagian selatan Provinsi Sulawesi Selatan.
Tim yang diberangkatkan ke Jakarta ini merupakan hasil seleksi dari peserta SJSC Makassar, yang berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Makassar dan sekitarnya.
Dalam wawancara yang diterima Publika Indonesia, Coach Nash, pelatih SSB Spartan Jeneponto, menceritakan pengalaman tak terlupakan anak-anak asuhnya selama perjalanan laut.

“Lumayan lah, kapalnya agak goyang. Ada yang mabuk sampai muntah-muntah, tapi itu orang tuanya yang ikut berlayar, bukan anak-anak,” ujar Coach Nash sambil tertawa.
Menurutnya, ukuran kapal PELNI yang besar justru membuat anak-anak tetap ceria selama perjalanan. Mereka bebas berkeliling kapal, bermain, dan mengusir rasa bosan selama berhari-hari di laut.

Pelayaran panjang itu justru membangun chemistry kuat di antara para pemain. Keakraban tumbuh alami mulai dari bercanda, eksplorasi sudut kapal, hingga bermain kejar-kejaran di dek kapal.
Meski belum berhasil meraih gelar juara di SJSC Seri Nasional, pengalaman ini menjadi momen berharga bagi anak-anak Spartan Jeneponto. Mereka mendapat pelajaran penting tentang kompetisi, mental bertanding, dan persahabatan.
“Anak-anak sangat senang. Mereka dapat pengalaman baru, bertemu lawan baru, dan berteman dengan anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia,” lanjut Coach Nash.

Prestasi tetap berhasil ditorehkan. Sulthan, striker andalan Spartan Jeneponto, sukses membawa pulang gelar Top Scorer kategori U-9. Gaya mainnya yang berani, aktif turun membantu pertahanan, serta tajam di depan gawang menjadikannya kunci permainan tim.
Keberhasilan menjadi juara di seri regional dan mencetak top skor di seri nasional menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini di Indonesia masih memiliki harapan besar meski jalannya panjang dan penuh tantangan.
Perjalanan anak-anak Jeneponto ini menjadi pengingat bahwa mimpi besar sering kali lahir dari langkah kecil yang penuh pengorbanan.
Ayo kita kawal bersama masa depan sepak bola usia dini Indonesia.
