PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Kabar segar datang untuk generasi muda Kalimantan Selatan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel) resmi meluncurkan program beasiswa kuliah ke luar negeri bagi 150 siswa Banua.


Program ini menjadi salah satu wujud dukungan terhadap visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global.

Seleksi Gandeng Dua Yayasan
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narinda, menjelaskan bahwa program ini merupakan realisasi komitmen kepala daerah untuk membuka jalan lebih luas bagi generasi muda menembus pendidikan internasional.
Dalam proses seleksi, Pemprov Kalsel tidak berjalan sendiri. Disdikbud menggandeng Yayasan Binawan serta Yayasan Agungkan Guru Indonesia (Y.AGI) Berau untuk menjaring kandidat terbaik yang memenuhi kriteria.
“Ada dua yayasan yang akan membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menyeleksi calon penerima beasiswa yang memiliki kapasitas serta memenuhi persyaratan,” ujar Tantri.
Pendaftaran program ini dibuka hingga 28 Februari 2026.
75 ke Singapura, 75 ke Cina
Program ini menyasar 150 siswa, dengan pembagian kuota yang jelas:
- 75 siswa akan melanjutkan studi ke Singapura.
- 75 siswa lainnya akan diberangkatkan ke Cina.
Untuk tujuan Cina, mahasiswa akan menempuh pendidikan di Jiangsu Agri-animal Husbandry Vocational College.
Sementara di Singapura, kerja sama dilakukan bersama Asian Nursing Singapore.
Tantri menegaskan, anggaran beasiswa baru akan direalisasikan setelah peserta dinyatakan lolos seleksi resmi yang dilaksanakan bersama dua yayasan mitra tersebut.

Tak Hanya Kuliah, Ada Peluang Kerja
Yang membuat program ini makin menarik, beasiswa ini tidak hanya membuka akses pendidikan luar negeri, tetapi juga peluang kerja setelah lulus.
Peserta yang belajar di Singapura akan dipersiapkan menjadi tenaga perawat profesional dan mendapatkan ikatan dinas di negara tersebut. Artinya, peluang berkarier terbuka lebar.
Sementara lulusan dari Cina berpotensi direkrut oleh perusahaan-perusahaan asal Cina yang beroperasi di Indonesia.
“Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memfasilitasi generasi muda agar dapat memperoleh beasiswa dari luar negeri sekaligus meningkatkan daya saing mereka di tingkat global,” tambah Tantri.

Dikawal Hingga Lulus
Disdikbud Kalsel memastikan program ini tidak berhenti pada tahap seleksi. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal seluruh proses, mulai dari tahapan seleksi, keberangkatan, hingga memantau perkembangan studi para penerima beasiswa.
Harapannya, program ini benar-benar tepat sasaran dan mampu melahirkan SDM unggul yang siap bersaing di level internasional.
Bagi generasi muda Banua yang punya mimpi go global, ini bisa jadi momentum emas.

#Beasiswa2026 #BeasiswaLuarNegeri #DisdikbudKalsel #KalselMaju #KuliahKeSingapura #KuliahKeCina #AnakBanua #SDMUnggul #InfoBeasiswa #PendidikanGlobal
