PUBLIKAINDONESIA.COM – Fenomena langka terjadi di awal tahun 2026. Empat bunga bangkai raksasa (titan arum) dilaporkan mekar hampir bersamaan di Cairns Botanic Garden, Far North Queensland, Australia, pada pekan pertama Januari. Mekarnya tanaman berbau busuk khas ini langsung menyedot perhatian ribuan pengunjung.


Dilansir dari ABC, lebih dari 2.000 orang memadati kebun botani tersebut untuk menyaksikan langsung bunga raksasa setinggi lebih dari tiga meter itu mekar sempurna. Momen langka ini menjadi magnet wisata tersendiri di tengah musim libur awal tahun.
Bau Busuk Jadi Daya Tarik
Titan arum dikenal sebagai salah satu bunga paling bau di dunia. Saat mekar penuh yang biasanya hanya berlangsung sekitar 24 jam dan terjadi setiap beberapa tahun sekali bunga ini mengeluarkan aroma menyengat untuk menarik hewan penyerbuk.
Hasil survei pihak kebun botani menunjukkan, pengunjung menggambarkan bau bunga bangkai ini mirip cairan sampah, bangkai hewan seperti walabi dan tikus, hingga ikan busuk.
“Ini agak mirip kotoran anjing,” ujar Teryna Sylvester,warga setempat yang mengaku sudah empat hingga lima kali menyaksikan bunga bangkai mekar di berbagai taman botani.
Komentar polos juga datang dari Meeah Webb, bocah 11 tahun asal Townsville. “Sangat menjijikkan,” katanya sambil tertawa.
Meski baunya ekstrem, antusiasme pengunjung tak surut. Julie Young, warga Newcastle, bahkan rela mengajak anaknya berlibur ke Cairns meski cuaca sering diguyur hujan.
“Kami bersyukur bisa berada di sini dan menyaksikan tumbuhan ini dengan seluruh keindahannya,” tuturnya.
Asli Indonesia, Kini Mekar di Negeri Kangguru
Titan arum yang mekar di Cairns diketahui merupakan tumbuhan asli Sumatera Barat, Indonesia. Namun, populasinya di alam terus menurun akibat deforestasi, sehingga masuk dalam daftar tumbuhan terancam punah versi International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Untuk upaya konservasi, tanaman ini kemudian dibudidayakan di sejumlah negara, termasuk Inggris dan Australia. Cairns Botanic Garden sendiri memiliki 15 koleksi titan arum.
Kurator kebun botani Cairns, Dr Charles Clarke, menjelaskan bahwa iklim tropis Cairns membuat titan arum dapat tumbuh subur dan mekar secara rutin.
“Kami hanya menanamnya dan mengamati pertumbuhannya,” ujarnya.
Menurutnya, fenomena empat bunga mekar dalam waktu berdekatan di awal tahun tergolong unik. Pasalnya, titan arum di Cairns biasanya mekar saat musim panas yang sangat terik.
