PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif kembali ditunjukkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Pada pelaksanaan hari kedua Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) 2026, Rabu (22/4/2026), ULM menyediakan sesi khusus bagi peserta penyandang disabilitas dengan fasilitas dan pendampingan yang disesuaikan.


Sebanyak lima peserta disabilitas mengikuti UTBK-SNBT di ULM tahun ini. Mereka terdiri dari dua peserta tunadaksa, dua tunarungu, dan satu tunawicara. Kehadiran sesi khusus ini menjadi langkah nyata ULM dalam memastikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh calon mahasiswa.
Koordinator Disabilitas ULM, Dr. Utomo, menjelaskan bahwa sistem ujian tetap dirancang untuk mendorong kemandirian peserta.
“Peserta disabilitas yang terdaftar kami nilai mampu mengerjakan soal secara mandiri. Pendamping hanya bersiaga membantu jika dibutuhkan, terutama dalam komunikasi bagi peserta tunarungu,” jelasnya.
Menariknya, ULM juga melibatkan mahasiswa sebagai relawan pendamping. Mereka telah dibekali pemahaman dasar terkait kebutuhan peserta disabilitas, sehingga mampu menciptakan suasana ujian yang nyaman dan suportif.
Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di ULM sendiri berlangsung pada 21 hingga 29 April, dengan total 11.358 peserta yang mengikuti ujian. Untuk mendukung kelancaran, ULM menyiapkan 645 unit komputer yang tersebar di 24 laboratorium pada sembilan lokasi.
Tak hanya itu, minat calon mahasiswa terhadap ULM juga terbilang tinggi. Tercatat sebanyak 11.909 pendaftar memilih kampus ini, termasuk 2.894 pendaftar dari jalur KIP Kuliah.
Langkah menghadirkan sesi khusus bagi peserta disabilitas ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian dari visi besar ULM sebagai kampus inklusif yang menjunjung tinggi kesetaraan dan keberagaman.
Dengan semangat tersebut, ULM terus membuktikan bahwa pendidikan adalah hak semua orang tanpa terkecuali.
#ULM #UTBK2026 #SNBT #PendidikanInklusif #Disabilitas #Banjarmasin #BeritaKalsel #KampusInklusif #PendidikanIndonesia #Kesetaraan #IndonesiaMaju

