PUBLIKAINDONESIA.COM, KANDANGAN – Komoditas kelapa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali jadi sorotan. Potensi besar yang dimiliki daerah ini dinilai belum tergarap optimal, terutama akibat banyaknya tanaman kelapa yang sudah berusia tua.


Kondisi tersebut mendorong DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui Komisi II untuk mengambil langkah strategis guna menghidupkan kembali sektor perkebunan kelapa sebagai penopang ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, H. Suripno Sumas, menegaskan bahwa potensi kelapa di HSS masih sangat besar, namun terkendala usia tanaman yang sudah tua.
“Potensinya besar, tapi banyak tanaman yang sudah tua sehingga produksi menurun. Ini yang harus kita dorong melalui program pengembangan yang terarah,” ujarnya.
Ia menyebut, peremajaan kebun melalui penanaman kelapa dalam maupun kelapa genjah menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas ke depan.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Kartoyo, yang optimistis HSS bisa kembali menjadi lumbung kelapa di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, identitas HSS sebagai sentra kelapa tidak terlepas dari produk khas daerah seperti Dodol Kandangan dan Ketupat Kandangan.
“Kita optimistis, dalam tiga sampai lima tahun ke depan HSS bisa kembali jadi lumbung kelapa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan HSS, Lutfiana, mengungkapkan bahwa produksi kelapa saat ini masih jauh dari kebutuhan industri lokal.
Pada tahun 2025, produksi kelapa di HSS hanya mencapai sekitar 8.400 unit (ton), sementara kebutuhan UMKM jauh lebih besar.
“Bahkan kekurangannya hampir tiga kali lipat dari produksi yang ada,” jelasnya.
Kondisi ini berdampak langsung pada pelaku UMKM yang mengandalkan kelapa sebagai bahan baku utama.
Untuk mengatasi persoalan ini, DPRD Kalsel mendorong adanya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.
Selain kelapa, pengembangan komoditas lain seperti karet dan kopi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi berbasis perkebunan di HSS.
Dengan dukungan program yang tepat dan berkelanjutan, pengembangan kelapa di HSS diharapkan kembali optimal.
Tak hanya meningkatkan produksi, langkah ini juga diyakini mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM lokal.
#HSS #HuluSungaiSelatan #Kelapa #Perkebunan #UMKM #DPRDKalsel #EkonomiDaerah #BeritaKalsel #PertanianIndonesia #KalimantanSelatan #DodolKandangan #KetupatKandangan

