Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    “Kami Punya Keluarga” Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat Kalsel Tuntut Gaji Dibayar

    24/05/2026

    Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Dalam Kardus Dekat Masjid, Surat Misterius Ditemukan Bersama Jenazah

    24/05/2026

    FIFA Setujui! Timnas Iran Resmi Pindah Markas, Pilih Meksiko Jadi Base Camp Piala Dunia 2026

    24/05/2026

    Mengajarkan Pusat Cara Berpolitik: Kedewasaan Publik dan Seni Mengelola Dinamika Hubungan Eksekutif di Kaltim

    24/05/2026

    Adaro Kembangkan Ecological Green Belt, Ubah Lahan Pascatambang Jadi Koridor Ekosistem Baru

    22/05/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Siapa Sangka? Pulau Borneo Punya Patahan Aktif yang Bisa Picu Gempa

    Siapa Sangka? Pulau Borneo Punya Patahan Aktif yang Bisa Picu Gempa

    Tim PublikaTim Publika18/02/2026
    Peta Gempa Terbaru Ungkap Sebaran Sesar Aktif di Kalimantan, Waspada Risiko Tektonik (foto : pusat studi gempa/ publikaindonesia.com)

    PUBLIKAINDONESIA.COM – Persepsi bahwa Kalimantan relatif aman dari ancaman gempa kini harus ditinjau ulang. Data terbaru dari Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2024 yang disusun oleh Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) menunjukkan peningkatan jumlah sesar aktif di Pulau Kalimantan secara signifikan.

    Dibanding peta tahun 2017 yang hanya mencatat 3 sesar aktif, revisi 2024 mengungkap 10 sesar aktif tersebar di berbagai wilayah Kalimantan. Perubahan ini menjadi dasar penting untuk strategi mitigasi gempa dan edukasi bahaya gempa Indonesia.

    Pembaharuan pada peta gempa 2024 bukan hanya soal angka. Metodologi dan data terbaru telah diintegrasikan, menjadikan pemetaan sesar lebih detail, akurat, dan relevan dengan kondisi geologi terkini.

    Jumlah sumber gempa dangkal di Indonesia pun meningkat dari 273 (2017) menjadi 401 (2024) mengindikasikan pemahaman yang lebih tajam terhadap kerentanan gempa di berbagai wilayah termasuk Kalimantan.

    Sesar aktif adalah patahan atau rekahan di kerak bumi yang masih bergerak secara tektonik. Pergerakan sesar ini dapat memicu gempa meskipun tidak sebesar di zona subduksi seperti di Sumatra atau Jawa.

    Aktivitasnya sering menghasilkan gempa dangkal di dekat permukiman, yang berpotensi menimbulkan kerusakan lebih nyata dibanding gempa dalam.

    Berdasarkan data hasil pembaruan dan temuan BMKG serta studi sebelumnya, berikut beberapa sesar aktif yang diidentifikasi di Pulau Kalimantan:

    ✔️ Sesar Meratus membentang panjang di selatan Kalimantan, terkait gempa yang mengguncang wilayah Banjar pada 2024.

    ✔️ Sesar Mangkalihat berada di bagian timur Kalimantan, dikenal dari peta lama dan tetap relevan.

    ✔️ Sesar Tarakan tercatat sebagai salah satu zona paling aktif, dengan catatan gempa besar sejak awal abad ke-20.

    Selain itu, sesar-sesar lain yang kini masuk dalam peta 2024 menunjukkan aktifnya struktur geologi di wilayah Kalimantan Barat, Tengah, dan Utara, meskipun intensitas gempa umumnya lebih rendah dibanding bagian utara Indonesia.

    Sejarah gempa di Kalimantan mendukung rekomendasi peta baru ini. Misalnya:

    📌 Tarakan mencatat gempa besar pada 1923, 1925, 1936, bahkan hingga 2025 dengan magnitudo hingga M7,0, menunjukkan adanya ancaman seismik nyata di utara Kalimantan.

    📌 Sesar Meratus juga pernah memicu gempa M4,7 yang terasa luas di Kalimantan Selatan pada Februari 2024.

    Kedua contoh tersebut mempertegas bahwa Kalimantan bukan sepenuhnya “aman gempa”aktivitas sesar lokal tetap memegang peranan penting terhadap seismisitas regional.

    Masyarakat di Kalimantan kini dihadapkan pada tantangan baru: memahami bahwa gempa bisa terjadi meskipun frekuensinya lebih rendah dibanding Sumatra atau Jawa. Intensitas gempa dangkal yang dekat permukiman dapat berpotensi merusak tergantung pada kualitas struktur bangunan dan kesiapan mitigasi lokal.

    Pemetaan sesar yang lebih komprehensif diharapkan membantu otoritas setempat, perencana kota, dan masyarakat umum dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana, memperkuat bangunan tahan gempa, dan membangun budaya sadar risiko seismik di Kalimantan.

    ❗Peringatan : Post ini adalah kajian potensi gempa. Waktu kejadian gempa dan tsunami tidak dapat diprediksi secara tepat.

     

    #GempaKalimantan #SesarAktif #PetaGempa2024 #PuSGeN #BMKG #SesarMeratus #SesarTarakan #SesarMangkalihat #MitigasiBencana #BorneoSeismicRisk #KalimantanAware #BeritaKalimantan #RisikoGempaIndonesia

     

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    “Kami Punya Keluarga” Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat Kalsel Tuntut Gaji Dibayar

    24/05/2026

    Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Dalam Kardus Dekat Masjid, Surat Misterius Ditemukan Bersama Jenazah

    24/05/2026

    FIFA Setujui! Timnas Iran Resmi Pindah Markas, Pilih Meksiko Jadi Base Camp Piala Dunia 2026

    24/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    “Kami Punya Keluarga” Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat Kalsel Tuntut Gaji Dibayar

    24/05/2026

    Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Dalam Kardus Dekat Masjid, Surat Misterius Ditemukan Bersama Jenazah

    24/05/2026

    FIFA Setujui! Timnas Iran Resmi Pindah Markas, Pilih Meksiko Jadi Base Camp Piala Dunia 2026

    24/05/2026

    Mengajarkan Pusat Cara Berpolitik: Kedewasaan Publik dan Seni Mengelola Dinamika Hubungan Eksekutif di Kaltim

    24/05/2026
    Berita Pilihan
    Kalimantan Selatan

    “Kami Punya Keluarga” Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat Kalsel Tuntut Gaji Dibayar

    24/05/2026 Kalimantan Selatan

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Ratusan pekerja proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan menggelar aksi protes…

    Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Dalam Kardus Dekat Masjid, Surat Misterius Ditemukan Bersama Jenazah

    24/05/2026

    FIFA Setujui! Timnas Iran Resmi Pindah Markas, Pilih Meksiko Jadi Base Camp Piala Dunia 2026

    24/05/2026

    Mengajarkan Pusat Cara Berpolitik: Kedewasaan Publik dan Seni Mengelola Dinamika Hubungan Eksekutif di Kaltim

    24/05/2026

    Recent Posts

    • “Kami Punya Keluarga” Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat Kalsel Tuntut Gaji Dibayar
    • Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Dalam Kardus Dekat Masjid, Surat Misterius Ditemukan Bersama Jenazah
    • FIFA Setujui! Timnas Iran Resmi Pindah Markas, Pilih Meksiko Jadi Base Camp Piala Dunia 2026
    • Mengajarkan Pusat Cara Berpolitik: Kedewasaan Publik dan Seni Mengelola Dinamika Hubungan Eksekutif di Kaltim
    • Adaro Kembangkan Ecological Green Belt, Ubah Lahan Pascatambang Jadi Koridor Ekosistem Baru

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Mei 2026
    SSRKJSM
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    « Apr    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.