PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Bursa transfer Liga Indonesia resmi ditutup pada Jumat (6/2/2026). Sejumlah nama besar kembali ke Tanah Air, namun tidak dengan Ramadhan Sananta. Penyerang timnas Indonesia itu memilih tetap bertahan di DPMM FC dan melanjutkan kariernya di luar negeri.


Sananta yang kini berusia 23 tahun memulai petualangan abroad pada Juli 2025 saat bergabung dengan DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam yang berkompetisi di Liga Malaysia. Klub tersebut dimiliki Putra Mahkota Brunei, Pangeran Al Muhtadee Billah ibni Hassanal Bolkiah.
Awal musim DPMM FC di Liga Malaysia tidak berjalan mulus. Klub berjuluk The Wasps itu sempat terjebak di papan bawah klasemen. Namun perlahan, performa mereka membaik. Kini DPMM sudah merangsek ke papan tengah dan menempati posisi ke-7 klasemen sementara.
Di lini depan, Sananta mulai menunjukkan perannya sebagai targetman. Ia mencatatkan empat gol dan dua assist dari total 20 pertandingan di seluruh kompetisi musim ini.
Kontribusi tersebut membuatnya tetap menjadi bagian penting dalam skema permainan DPMM.
Pada bursa transfer Januari lalu, nama Sananta sempat dikaitkan dengan klub Super League, Persebaya Surabaya. Rumor itu menguat karena Persebaya kini dilatih Bernardo Tavares, sosok yang pernah memoles Sananta saat membawa PSM Makassar juara Liga 1 musim 2022/2023.
Namun hingga jendela transfer ditutup, kepindahan itu tak pernah terwujud.
Sananta justru mengunggah pesan penuh makna di akun Instagram pribadinya.
“Kerjakan itu sendiri, kerjakan itu dalam keadaan remuk. Kerjakan itu dalam keadaan terluka, kerjakan itu dalam kelelahan. Kerjakan saja,” tulisnya.
Unggahan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat komitmennya untuk tetap berjuang di luar negeri, meski tanpa banyak rekan senegara.
Di Liga Malaysia, praktis tak ada lagi pemain Indonesia yang merumput. Jordi Amat meninggalkan Johor Darul Ta’zim untuk bergabung dengan Persija Jakarta. Saddil Ramdani pun hengkang dari Sabah FC dan kini berseragam Persib Bandung.
Artinya, Sananta kini menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang masih bertahan di kompetisi Malaysia.
Keputusan ini menimbulkan pertanyaan: akankah Sananta bertahan lama membangun karier internasionalnya? Atau pada akhirnya ia akan mengikuti jejak rekan-rekannya yang kembali ke Liga Indonesia?
Untuk saat ini, satu hal yang pasti: Sananta memilih bertahan dan terus berjuang.
#RamadhanSananta #DPMMFC #LigaMalaysia #TimnasIndonesia #BursaTransfer #Persebaya #LigaIndonesia #SepakBolaIndonesia #AbroadPlayer #BeritaBola
