PUBLIKAINDONESIA.COM, PARINGIN – Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Balangan, Jumat (6/2/2026). Bantuan difokuskan untuk warga Desa Sungsum, Juuh, dan Langkap, Kecamatan Tebing Tinggi, yang terdampak cukup parah akibat banjir beberapa waktu lalu. Total 350 paket bantuan disalurkan di tiga titik tersebut.


Ketua DPD Hanura Kalimantan Selatan, Habib H. Sayed Jafar Alaydrus, mengatakan kehadiran pihaknya tidak semata menyalurkan bantuan, tetapi juga untuk bersilaturahmi dan memberi dukungan moril kepada warga yang masih menjalani masa pemulihan.
“Hanura ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin bersilaturahmi, mendengar langsung keluhan warga, sekaligus memberi semangat agar tetap tabah menghadapi ujian ini,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, Habib Jafar menemui warga secara langsung. Ia menyapa, bersalaman, dan berbincang dari rumah ke rumah untuk memastikan kondisi masyarakat pascabanjir. Kehadiran tersebut dimanfaatkan untuk membangun kedekatan emosional, bukan sekadar penyerahan bantuan secara simbolis.
Dalam kesempatan itu, Habib Jafar juga menyampaikan dukungan moril, semangat, dan motivasi kepada warga agar tetap kuat menjalani masa pemulihan.
Ia mengajak masyarakat memaknai musibah sebagai ujian dari Allah yang harus dihadapi dengan kesabaran dan kebersamaan, seraya berharap keikhlasan warga dibalas dengan kebaikan dan kemudahan di masa mendatang.

Ia menambahkan, proses pemulihan pascabencana membutuhkan perhatian berkelanjutan dan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, membantu warga terdampak tidak bisa dilakukan secara instan dan memerlukan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap semua pihak dapat saling bahu membahu membantu warga, terutama pada masa-masa pemulihan seperti sekarang,” katanya.
Mengingatkan pembaca, banjir dan banjir bandang melanda Kabupaten Balangan pada periode 27 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Sebanyak 34 desa terdampak di enam kecamatan, yakni Awayan, Tebing Tinggi, Halong, Juai, Paringin Selatan, dan Lampihong. Bencana tersebut berdampak pada 4.289 kepala keluarga dengan total 13.825 jiwa.
Salah satu warga Desa Sungsum, Siti Rahasiah, mengaku bantuan dan perhatian yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang disalurkan. Bantuan ini sangat membantu kami yang masih berupaya bangkit setelah banjir. Semoga menjadi berkah bagi semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.
Kepala Desa Sungsum, Hormansyah, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian Partai Hanura kepada warganya. Ia menegaskan bahwa hingga kini sebagian warga masih berada dalam tahap pemulihan dan belum sepenuhnya bisa beraktivitas secara normal.
“Warga kami masih dalam proses pemulihan. Sebagian belum bisa kembali beraktivitas seperti biasa akibat dampak banjir. Bantuan dan silaturahmi seperti ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit,” katanya.
Hormansyah berharap dukungan kepada warga terdampak banjir dapat terus berlanjut, baik dari pemerintah maupun berbagai elemen masyarakat, hingga kondisi benar-benar pulih.
