PUBLIKAINDONESIA.COM – Seorang figur publik dunia, Pep, menyuarakan kritik keras terhadap sikap dunia internasional atas tragedi kemanusiaan di Gaza. Dengan mengenakan keffiyeh, simbol solidaritas Palestina, Pep berbicara lantang atas nama anak-anak Gaza yang menjadi korban konflik berkepanjangan.


Dalam pernyataannya, Pep menegaskan keberpihakannya kepada mereka yang tertindas, seraya menyebut sikap diam dunia sebagai bentuk kegagalan moral kemanusiaan.
“Kami berada di pihak yang tertindas. Hari ini kami berdiri bersama Palestina, tapi bukan hanya Palestina, melainkan semua perjuangan. Ini adalah pernyataan untuk Palestina, dan untuk kemanusiaan,” ujar Pep.
Ia mengingatkan sejarah kelam yang pernah dialami berbagai kota dunia akibat perang, seraya menarik paralel dengan kondisi Gaza hari ini.
“Sama seperti di Barcelona ketika kami dibom pada tahun 1938, hari ini, seperti di London dan Paris, kami berdiri di hadapan dunia dan secara terbuka menunjukkan bahwa kami berdiri bersama mereka yang paling lemah,” katanya.
Pep juga membagikan gambaran yang menurutnya paling menghantui nurani manusia: seorang anak yang merekam dirinya sendiri di tengah reruntuhan, sambil bertanya tentang keberadaan ibunya.
“Saya melihat seorang anak merekam dirinya sendiri, memohon ‘di mana ibuku?’ di tengah puing-puing. Dia bahkan belum tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ungkapnya dengan nada getir.
Pemandangan tersebut, lanjut Pep, menimbulkan pertanyaan mendalam tentang nasib anak-anak yang tumbuh di tengah konflik tanpa perlindungan yang layak.
“Saya selalu berpikir, apa yang sedang dipikirkan anak-anak itu? Saya membayangkan mereka berkata, ‘Di mana kalian? Datanglah, tolong kami,’” ujarnya.
Namun, Pep menegaskan hingga kini dunia belum menjawab jeritan tersebut.
“Dan sejauh ini, bahkan sampai sekarang, kita belum melakukannya. Kita telah meninggalkan mereka sendirian,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi pengingat keras bahwa konflik bersenjata tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga merampas masa depan generasi paling rentan.
Seruan Pep pun bergema sebagai panggilan nurani agar solidaritas kemanusiaan tidak berhenti sebatas kata-kata.
#Gaza #Palestina #SolidaritasPalestina #Kemanusiaan #SaveGaza #AnakGaza #StopPerang #PeaceForPalestine #HumanityFirst #VoicesForGaza
