PUBLIKAINDONESIA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus tancap gas mendorong birokrasi yang adaptif dan inovatif. Hal itu ditandai dengan dibukanya Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penyusunan Inovasi Daerah Kabupaten Tanah Bumbu oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Sabtu (20/12/2025), di Hotel Lotusa, Simpang Empat.


Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa inovasi daerah menjadi kunci penting dalam menciptakan pemerintahan yang responsif, fleksibel, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
“Inovasi daerah adalah instrumen strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menilai, pelaksanaan bimtek dan pendampingan ini memiliki makna strategis karena tidak sekadar berbicara administrasi, tetapi mendorong lahirnya inovasi yang terencana, terukur, dan sesuai regulasi.
Melalui kegiatan ini, perangkat daerah diharapkan semakin memahami cara menyusun inovasi secara sistematis, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi dampaknya.
Lebih jauh, Bupati Andi Rudi Latif menekankan bahwa inovasi yang dihasilkan harus berdampak langsung bagi masyarakat. Mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan, hingga mendorong kesejahteraan warga Tanah Bumbu.
“Pendampingan yang berkelanjutan ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif,” tegasnya.
Pemkab Tanah Bumbu optimistis, melalui bimtek ini akan lahir berbagai terobosan kreatif dari perangkat daerah yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
#TanahBumbu #InovasiDaerah #PemkabTanahBumbu #AndiRudiLatif #LayananPublik #BirokrasiInovatif #BeritaKalsel #PemerintahanDaerah #ReformasiBirokrasi
