PUBLIKAINDONESIA.COM, BATULICIN – Kabar baik datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Tanah Bumbu. Program Beasiswa BerAksi resmi diluncurkan dan mulai dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Program ini menjadi angin segar bagi ribuan pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.


Tak tanggung-tanggung, sebanyak 12.591 siswa dari jenjang SD/MI hingga SMP/MTs tercatat sebagai penerima manfaat utama program ini. Beasiswa BerAksi dirancang untuk memperluas akses pendidikan yang merata, inklusif, dan berkeadilan, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.
Tak hanya menyasar pelajar sekolah dasar dan menengah, program ini juga menjangkau santri pondok pesantren serta mahasiswa. Tercatat 280 mahasiswa, baik yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar Provinsi Kalimantan Selatan, turut menerima beasiswa.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa Beasiswa BerAksi adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.
“Ini merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Tanah Bumbu yang berkompeten dan berdaya saing,” ujar Andi Rudi Latif saat menyalurkan Insentif Guru Pondok Pesantren, Guru Ngaji, dan Guru Majelis Ta’lim, Rabu (31/12/2025), di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Tanah Bumbu juga menyalurkan insentif kepada 1.030 guru ngaji, guru pondok pesantren, dan guru majelis taklim.
Insentif ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik keagamaan yang selama ini berperan penting dalam membina akhlak umat dan membangun karakter masyarakat.
Pemerintah daerah berharap, melalui Beasiswa BerAksi dan pemberian insentif guru, kualitas pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda Tanah Bumbu dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
