Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Pegawai Kotabaru Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja, Ini Aturan Baru dari Pemkab

    23/03/2026

    Pasca-Lebaran, PCNU HSS Ingatkan Pentingnya Jaga Kebersamaan dan Kedamaian

    23/03/2026

    Ini Jadwal Puncak Arus Balik dan Diskon Tol Lebaran 2026, Menhub : Atur Waktu Terbaik Pulang

    23/03/2026

    Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

    23/03/2026

    Elkan Baggott Comeback, Garuda Siap Mengudara, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    23/03/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

      23/03/2026

      Hidden Gem di Jantung Banjarbaru! Danau Seran, Bekas Tambang yang Kini Jadi Surga Wisata

      23/03/2026

      Cap Go Meh 2026 di Pontianak dan Singkawang Meriah, 49 Naga Bersinar dan 727 Tatung Jadi Magnet Wisata

      05/03/2026

      Dari Banjir ke Bangkit: Maranting Menata Ulang Harapan Lewat River Tubing

      28/02/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Saingi China, Perusahaan AS Kembangkan Air Taxi untuk Perang Masa Depan

    Saingi China, Perusahaan AS Kembangkan Air Taxi untuk Perang Masa Depan

    Tim PublikaTim Publika17/12/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM – Perusahaan teknologi Amerika Serikat tengah berpacu mewujudkan air taxi atau taksi terbang untuk penerbangan komersial jarak pendek. Namun, ambisi mereka tak berhenti di langit perkotaan. Sejumlah produsen kini mengincar kontrak pertahanan bernilai miliaran dolar dengan menyiapkan air taxi versi militer.

    Air taxi dirancang dengan sayap dan baling-baling, memungkinkan lepas landas dan mendarat secara vertikal seperti helikopter, namun terbang efisien layaknya pesawat. Rute singkat seperti Manhattan–Bandara LaGuardia menjadi salah satu target awal layanan komersial, meski hingga kini penerbangan tersebut masih menunggu izin regulator.

    Di sisi lain, Pentagon mengubah strategi dengan menggandeng perusahaan teknologi. Pemerintah AS menilai kontraktor pertahanan tradisional tak lagi cukup cepat dan efisien menghadapi ancaman global yang kian dinamis. Departemen Pertahanan pun membuka peluang besar bagi kendaraan udara VTOL (vertical takeoff and landing), termasuk yang bersifat hibrida dan otonom.

    Produsen air taxi seperti Archer Aviation, Joby Aviation, dan Beta Technologies menyebut versi hibrida gas-listrik mampu mengangkut logistik militer dengan biaya lebih murah dan suara lebih senyap dibanding helikopter. Bahkan, beberapa desain disiapkan untuk misi intelijen, pengintaian, pengawasan, hingga distribusi perlengkapan tempur.

    “Kami bisa terbang lebih jauh dan lebih cepat dari helikopter. Itu membuat teknologi ini lebih unggul dibanding apa yang bisa dibawa China ke medan pertempuran,” ujar CEO Beta Technologies, Kyle Clark.

    Persaingan pun memanas. Perusahaan AS berlomba dengan produsen asal China seperti EHang, meski pasar VTOL militer dinilai masih terbuka lebar dan belum dimonopoli Negeri Tirai Bambu.

    Secara umum, air taxi komersial mengandalkan tenaga listrik penuh. Namun, bagi kepentingan militer, mesin hibrida dinilai lebih ideal karena memungkinkan pesawat membawa beban lebih berat dan menjangkau jarak lebih jauh. Joby dan Beta menyebut aspek ini menjadi pertimbangan utama Pentagon.

    Tak hanya itu, Archer, Joby, dan Beta juga mengembangkan VTOL otonom yang bisa terbang tanpa pilot. Dalam versi militer Beta, operator hanya perlu memasukkan koordinat tujuan, sementara kecerdasan buatan (AI) membantu navigasi dan menghindari ancaman. Tanpa kursi penumpang dan sistem keselamatan komersial, pesawat menjadi lebih ringan dan efisien.

    Untuk memperkuat peluang, para produsen menggandeng perusahaan pertahanan mapan. Joby bekerja sama dengan L3Harris dan telah menguji prototipe pada November lalu. Archer berkolaborasi dengan Anduril Industries, sementara Anduril juga mengembangkan VTOL militer bernama Omen bersama Edge Group dari Uni Emirat Arab.

    Meski begitu, tantangan terbesar air taxi tetap ada di jalur sipil, yakni sertifikasi Federal Aviation Administration (FAA). Pemerintah AS berupaya mempercepat proses tersebut. Pada September lalu, Menteri Transportasi Sean Duffy mengumumkan program FAA yang memungkinkan uji terbang pesawat berawak dan nirawak sebelum sertifikasi penuh.

    Saat ini, Joby memimpin perlombaan sertifikasi, telah menyelesaikan empat dari lima tahap utama. Joby dan Archer menargetkan penerbangan komersial perdana pada 2026.

    Sementara untuk sektor pertahanan, keputusan akhir ada di tangan Departemen Pertahanan AS. “Pesawat ini harus dinyatakan layak terbang oleh militer,” kata CEO Archer, Adam Goldstein.

    Jika berhasil, air taxi berpotensi menjadi teknologi ganda melayani penumpang sipil di kota besar sekaligus menjalankan misi strategis di medan perang modern.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Pegawai Kotabaru Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja, Ini Aturan Baru dari Pemkab

    23/03/2026

    Ini Jadwal Puncak Arus Balik dan Diskon Tol Lebaran 2026, Menhub : Atur Waktu Terbaik Pulang

    23/03/2026

    Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

    23/03/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pegawai Kotabaru Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja, Ini Aturan Baru dari Pemkab

    23/03/2026

    Pasca-Lebaran, PCNU HSS Ingatkan Pentingnya Jaga Kebersamaan dan Kedamaian

    23/03/2026

    Ini Jadwal Puncak Arus Balik dan Diskon Tol Lebaran 2026, Menhub : Atur Waktu Terbaik Pulang

    23/03/2026

    Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

    23/03/2026
    Berita Pilihan
    Kotabaru

    Pegawai Kotabaru Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja, Ini Aturan Baru dari Pemkab

    23/03/2026 Kotabaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi mengeluarkan aturan baru terkait penggunaan media sosial bagi…

    Pasca-Lebaran, PCNU HSS Ingatkan Pentingnya Jaga Kebersamaan dan Kedamaian

    23/03/2026

    Ini Jadwal Puncak Arus Balik dan Diskon Tol Lebaran 2026, Menhub : Atur Waktu Terbaik Pulang

    23/03/2026

    Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

    23/03/2026

    Recent Posts

    • Pegawai Kotabaru Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja, Ini Aturan Baru dari Pemkab
    • Pasca-Lebaran, PCNU HSS Ingatkan Pentingnya Jaga Kebersamaan dan Kedamaian
    • Ini Jadwal Puncak Arus Balik dan Diskon Tol Lebaran 2026, Menhub : Atur Waktu Terbaik Pulang
    • Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi
    • Elkan Baggott Comeback, Garuda Siap Mengudara, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    Maret 2026
    SSRKJSM
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031 
    « Feb    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.