PUBLIKAIMNDONESIA.COM, PARINGIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Tahun 2025 ini, BPBD kembali membentuk tiga Desa Tangguh Bencana (Destana) yang tersebar di tiga kecamatan berbeda.

Tiga desa tersebut adalah Desa Muara Jaya (Kecamatan Awayan), Desa Juai (Kecamatan Juai), dan Desa Bungur (Kecamatan Batu Mandi). Proses pembentukan dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Destana yang digelar di Gedung Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Rabu (27/8/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, mengatakan penetapan desa-desa ini didasarkan pada potensi kerawanan bencana di wilayah masing-masing.
“Di tahun sebelumnya kami sudah membentuk tiga desa tangguh bencana. Tahun ini kembali kami tambah tiga desa lagi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah desa dan aparat setempat mendapatkan pembekalan dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Materi yang diberikan mencakup indikator pembentukan Destana, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana, serta pentingnya kesiapsiagaan kolektif.
“Yang kami tekankan adalah pemahaman masyarakat terkait kesadaran akan potensi bencana di wilayahnya. Harapannya, mereka bisa lebih waspada dan siap melakukan antisipasi,” tambah Rahmi.
Selain meningkatkan kapasitas masyarakat, BPBD Balangan juga menekankan pentingnya dukungan personel, sarana-prasarana, serta alokasi anggaran agar peran Destana semakin kuat.
Rahmi menyebut Pemkab Balangan menargetkan seluruh desa di wilayahnya memiliki status Destana dalam lima tahun ke depan.
“Sesuai RPJMD, dalam lima tahun ke depan semua desa di Balangan ditargetkan sudah menjadi Destana. Tentu pencapaiannya akan disesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah,” jelasnya.
Dengan penambahan tiga desa baru, saat ini Kabupaten Balangan telah memiliki enam desa berstatus Destana, yaitu Desa Baruh Panyambaran (Halong), Desa Galumbang (Juai), Desa Pimping (Lampihong), Desa Muara Jaya (Awayan), Desa Juai (Juai), dan Desa Bungur (Batu Mandi).