Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Kelapa HSS Mulai ‘Menua’, DPRD Kalsel Siapkan Langkah Bangkitkan Kembali Lumbung Kelapa

    05/04/2026

    Gokil! 249 Atlet Berebut Tiket POPDA 2026, Basket Banjarmasin Punya Banyak Bibit Muda Menjanjikan

    05/04/2026

    HUT ke-23, Bupati Tanah Bumbu Gandeng Artis Asty Ananta, Turun Langsung Bantu Petani

    05/04/2026

    Bupati Banjar Membaur di Tengah Lautan Jemaah! Haul Syekh Kasyful Anwar Dipadati Ribuan Orang

    05/04/2026

    Komisi III DPR RI Kecam Kejari Karo, Diduga Bangun ‘Narasi Sesat’ Kasus Amsal Sitepu

    05/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

      23/03/2026

      Hidden Gem di Jantung Banjarbaru! Danau Seran, Bekas Tambang yang Kini Jadi Surga Wisata

      23/03/2026

      Cap Go Meh 2026 di Pontianak dan Singkawang Meriah, 49 Naga Bersinar dan 727 Tatung Jadi Magnet Wisata

      05/03/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Sinergi Hukum Syariah dan Perlindungan Konsumen: Catatan Diskusi LPK Borneo & STIS Darul Ulum

    Sinergi Hukum Syariah dan Perlindungan Konsumen: Catatan Diskusi LPK Borneo & STIS Darul Ulum

    Tim PublikaTim Publika18/02/2026
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Kemenkeu/publikaindonesia.com)
    Irfan Fajrianur Pendiri LPK Borneo Kalimantan & Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah STIS Darul Ulum /publikaindonesia.com

    Oleh: Irfan Fajrianur

    Baru-baru ini, sebuah pernyataan menarik sekaligus menohok datang dari Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Beliau mengisahkan pengalamannya berdiskusi dengan pejabat bank sentral Jerman, Deutsche Bundesbank, yang mengklaim bahwa sistem perbankan di Jerman justru “lebih syariah” dibandingkan Indonesia, meski Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

    Mengapa Jerman? Jawabannya sederhana: Keadilan dan Keberpihakan pada Sektor Riil.

    Menteri Keuangan menyoroti bahwa di Jerman, 80% perbankan dikuasai bank kecil dan daerah dengan margin rendah. Mereka tidak mengejar keuntungan berlebihan (bunga simpanan 1%, biaya pinjam 2%). Fokusnya adalah stabilitas dan keamanan masyarakat, bukan mencekik nasabah.

    Kritik ini sangat selaras dengan diskusi saya beberapa waktu lalu bersama Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah STIS Darul Ulum, Bapak Abdul Fanan, S.H.I., M.H. Beliau sering menekankan bahwa inti dari ekonomi syariah adalah Keberkahan, bukan sekadar hasil materiil yang tinggi.

    Sayangnya, realita di lapangan seringkali berbanding terbalik. Banyak praktik keuangan yang hanya mengganti istilah “Riba” menjadi “Margin” atau “Bagi Hasil”, namun secara hitung-hitungan justru lebih mahal dan membebani pelaku usaha dibandingkan bank konvensional. Seperti kata Pak Menkeu: “Jika diubah istilahnya tapi lebih mahal, itu arah yang salah.”

    Sebagai Ketua LPK Borneo Kalimantan, saya melihat ini sebagai tantangan besar dalam perlindungan konsumen. Konsumen muslim seringkali terjebak pada “romantisme label syariah” tanpa menyadari bahwa mereka sedang dibebani dengan biaya yang tidak adil.

    Inilah tugas besar kita sebagai mahasiswa dan calon alumni Hukum Ekonomi Syariah (HES):

    1. Melakukan Literasi: Masyarakat harus paham bahwa syariah yang benar adalah syariah yang menghadirkan keadilan, bukan sekadar istilah Arab.
    2. Kritik Konstruktif: Kita tidak boleh diam melihat praktik bisnis “berkedok syariah” yang implementasinya lebih parah dari konvensional.
    3. Mendorong Peran Pemerintah: Sebagaimana ditegaskan Pak Kaprodi Abdul Fanan, pemerintah harus menjadi “Imam” yang kuat dalam ekosistem ini agar lembaga seperti BSI benar-benar bisa mengimbangi sistem konvensional demi kemaslahatan umat.

    Pelajaran dari Jerman sangat jelas. Syariah bisa berjalan jika dijalankan dengan benar, yaitu dengan mengutamakan sektor riil dan menjauhi ketamakan keuntungan.

    Bagi saya dan rekan-rekan di STIS Darul Ulum, gelar Sarjana Hukum (SH) yang akan kita sandang adalah mandat untuk meluruskan hal ini. Kita harus berani berkata benar, menguasai hukum negara (KUHP), dan mendalami hukum Islam agar praktik ekonomi syariah di Indonesia tidak lagi diperolok oleh bangsa lain karena ketidakmampuannya menghadirkan keadilan ekonomi.

    Mari kita bangun ekosistem syariah yang nyata, bukan sekadar syariah di atas kertas.

    Merdeka Hukum! Salam Perlindungan Konsumen! 

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Kelapa HSS Mulai ‘Menua’, DPRD Kalsel Siapkan Langkah Bangkitkan Kembali Lumbung Kelapa

    05/04/2026

    Gokil! 249 Atlet Berebut Tiket POPDA 2026, Basket Banjarmasin Punya Banyak Bibit Muda Menjanjikan

    05/04/2026

    HUT ke-23, Bupati Tanah Bumbu Gandeng Artis Asty Ananta, Turun Langsung Bantu Petani

    05/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kelapa HSS Mulai ‘Menua’, DPRD Kalsel Siapkan Langkah Bangkitkan Kembali Lumbung Kelapa

    05/04/2026

    Gokil! 249 Atlet Berebut Tiket POPDA 2026, Basket Banjarmasin Punya Banyak Bibit Muda Menjanjikan

    05/04/2026

    HUT ke-23, Bupati Tanah Bumbu Gandeng Artis Asty Ananta, Turun Langsung Bantu Petani

    05/04/2026

    Bupati Banjar Membaur di Tengah Lautan Jemaah! Haul Syekh Kasyful Anwar Dipadati Ribuan Orang

    05/04/2026
    Berita Pilihan
    Kalimantan Selatan

    Kelapa HSS Mulai ‘Menua’, DPRD Kalsel Siapkan Langkah Bangkitkan Kembali Lumbung Kelapa

    05/04/2026 Kalimantan Selatan

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KANDANGAN – Komoditas kelapa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali jadi sorotan. Potensi…

    Gokil! 249 Atlet Berebut Tiket POPDA 2026, Basket Banjarmasin Punya Banyak Bibit Muda Menjanjikan

    05/04/2026

    HUT ke-23, Bupati Tanah Bumbu Gandeng Artis Asty Ananta, Turun Langsung Bantu Petani

    05/04/2026

    Bupati Banjar Membaur di Tengah Lautan Jemaah! Haul Syekh Kasyful Anwar Dipadati Ribuan Orang

    05/04/2026

    Recent Posts

    • Kelapa HSS Mulai ‘Menua’, DPRD Kalsel Siapkan Langkah Bangkitkan Kembali Lumbung Kelapa
    • Gokil! 249 Atlet Berebut Tiket POPDA 2026, Basket Banjarmasin Punya Banyak Bibit Muda Menjanjikan
    • HUT ke-23, Bupati Tanah Bumbu Gandeng Artis Asty Ananta, Turun Langsung Bantu Petani
    • Bupati Banjar Membaur di Tengah Lautan Jemaah! Haul Syekh Kasyful Anwar Dipadati Ribuan Orang
    • Komisi III DPR RI Kecam Kejari Karo, Diduga Bangun ‘Narasi Sesat’ Kasus Amsal Sitepu

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.