PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Kenaikan harga bahan plastik mulai dirasakan para pedagang di Kabupaten Banjar dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan harga yang terjadi bahkan tergolong signifikan, dengan kenaikan mencapai hingga dua kali lipat dari harga normal.


Salah satu pedagang plastik, Ahmad Zaini Dahlan, mengungkapkan bahwa hampir semua jenis produk mengalami kenaikan, terutama yang banyak digunakan pelaku usaha kecil.
“Kalau dihitung, kenaikannya sekitar 30 persen sampai 100 persen,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Gelas dan Kemasan Jadi yang Paling Terasa
Menurutnya, kenaikan paling mencolok terjadi pada gelas plastik dan berbagai jenis kemasan plastik yang biasa dipakai pedagang kaki lima.
Produk-produk tersebut merupakan kebutuhan utama bagi pelaku UMKM, sehingga lonjakan harga langsung berdampak pada biaya operasional mereka.
“Yang paling terasa itu gelas plastik dan plastik kemasan,” jelasnya.
Dari sisi nominal, kenaikan harga juga cukup memberatkan. Untuk beberapa jenis barang, selisih harga bisa mencapai sekitar Rp8 ribu per pak atau satuan tertentu.
Kondisi ini membuat pedagang harus memutar otak agar tetap bisa menjual tanpa kehilangan pelanggan.
Diduga Terpengaruh Faktor Global
Terkait penyebab kenaikan, Ahmad mengaku belum mengetahui secara pasti. Namun, ia menduga adanya pengaruh dari kondisi global, seperti kenaikan harga bahan baku atau dampak konflik internasional.
“Kami kurang tahu pasti, tapi kemungkinan dari faktor luar,” katanya.
Kenaikan harga ini pun mulai berdampak pada aktivitas jual beli. Sejumlah pelanggan disebut terkejut dengan harga baru dan memilih mengurangi pembelian.
“Banyak yang kaget, jadi pembelian agak berkurang,” ungkapnya.
Meski demikian, aktivitas perdagangan masih tetap berjalan, meski belum kembali normal. Para pedagang kini berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang berubah.
“Masih jalan, tapi tidak seperti biasanya. Pembeli juga masih menyesuaikan,” tutupnya.
#Martapura #KabupatenBanjar #HargaNaik #Plastik #UMKM #EkonomiDaerah #BeritaKalsel #Pedagang #Inflasi #KalimantanSelatan #BeritaViral

