PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar mulai menghidupkan “mesin” Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Langkah awal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Persiapan Pilkades Serentak 2026 oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, Kamis (5/2/2026) pagi.


Bertempat di Aula Berlian Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, rapat ini menjadi ajang penyamaan persepsi sekaligus konsolidasi lintas sektor demi memastikan Pilkades berjalan aman, tertib, dan lancar.
Rapat persiapan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi. Hadir dalam kesempatan itu Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khairullah Anshari, Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar M Hafiz Anshari, unsur Forkopimda, para camat, serta kepala desa yang akan mengikuti Pilkades Serentak 2026.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Banjar menegaskan bahwa persiapan sejak dini menjadi kunci suksesnya Pilkades Serentak. Menurutnya, keberhasilan pesta demokrasi di tingkat desa tidak hanya ditentukan pada hari pemungutan suara, melainkan ditopang oleh perencanaan matang jauh sebelumnya.
“Rapat ini penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, sekaligus menyiapkan strategi agar Pilkades Serentak 2026 berjalan lancar,” ujar Habib Idrus Al Habsyi.
Ia menekankan, kesiapan regulasi, solidnya koordinasi lintas sektor, serta upaya menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah harus dilakukan secara paralel sejak tahap awal. Untuk itu, peran camat dan kepala desa dinilai sangat strategis dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat.
“Saya mengajak para camat dan kepala desa melakukan pendekatan persuasif serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Pilkades 2026. Kami juga berharap Forkopimda dan aparat keamanan terus memperkuat sinergi agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar M Hafiz Anshari mengungkapkan gambaran awal tahapan Pilkades Serentak 2026. Berdasarkan perencanaan pemerintah daerah, pelaksanaan Pilkades dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026.
Ia menjelaskan, sebanyak 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Banjar akan ambil bagian dalam Pilkades Serentak tersebut. Penetapan jadwal ini, kata Hafiz, telah melalui berbagai pertimbangan matang.
“Mulai dari kesesuaian masa jabatan kepala desa, kesiapan seluruh tahapan Pilkades, dukungan anggaran, hingga kondisi sosial dan keamanan wilayah,” jelasnya.
Tanggal pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 tersebut diharapkan menjadi acuan bersama bagi seluruh pihak, baik pemerintah, penyelenggara, maupun masyarakat desa, agar persiapan dapat dilakukan secara terencana, terukur, dan minim potensi konflik.
“Dengan adanya kepastian jadwal, semua pihak bisa mempersiapkan diri lebih baik,” tutup Hafiz.
#Pilkades2026 #PilkadesSerentak #KabupatenBanjar #Martapura #PemkabBanjar #DinasPMD #DemokrasiDesa #KepalaDesa #BeritaBanjar
